Garuda Daya Pratama Sejahtera Perluas Layanan Outsourcing Global 2026

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:42:03 WIB
Garuda Daya Pratama Sejahtera Perluas Layanan Outsourcing Global 2026

JAKARTA - Anak usaha Garuda Indonesia Group, PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), mengumumkan langkah signifikan dalam ekspansi global mereka. 

Pada tahun 2026, perusahaan ini akan memperluas layanan penyediaan tenaga kerja atau outsourcing ke pasar internasional, seiring dengan berkembang pesatnya bisnis mereka sejak 2023. 

Langkah ini tidak hanya menandai pencapaian besar, tetapi juga strategi berkelanjutan yang akan mengangkat potensi GDPS dalam sektor bisnis global.

Pertumbuhan Bisnis GDPS yang Signifikan

Dalam wawancara dengan pers, Direktur Utama GDPS, Cornelis Radjawane, mengungkapkan bahwa pencapaian luar biasa yang diraih perusahaan ini adalah hasil dari kolaborasi tim internal serta dukungan dari berbagai mitra strategis. Menurutnya, pertumbuhan ini menjadi cerminan dari kerja keras perusahaan untuk terus berkembang. 

Cornelis menambahkan, "Ke depan, kami akan terus memperkuat bisnis inti, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperluas jangkauan kerja sama, termasuk di tingkat internasional."

GDPS, yang bergerak di bidang Business Process Outsourcing (BPO), telah sukses menyediakan layanan pengelolaan tenaga kerja di berbagai sektor industri. Perusahaan ini menunjukkan angka pertumbuhan yang luar biasa, yakni 24,61 persen pada tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun 2024 dan 53,01 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023. 

Faktor utama yang mendongkrak angka ini adalah kontribusi pelanggan dari Garuda Indonesia Group serta sektor non-grup yang semakin berkembang, seperti industri Oil & Gas, Logistik, Teknik, Teknologi, dan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).

Perluasan Proyek dan Tenaga Kerja

Selama dua tahun terakhir, GDPS telah mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah tenaga kerja yang mereka kelola. Jumlah tenaga kerja mereka meningkat sebesar 44 persen, yang mencerminkan tingginya permintaan atas layanan outsourcing yang mereka tawarkan. 

Hingga kini, GDPS telah mengelola lebih dari 139 proyek yang tersebar di 93 kota di Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga sudah mulai mengelola lebih dari dua proyek internasional yang berlokasi di Uni Emirat Arab dan Papua Nugini.

Keberhasilan ini diikuti dengan peningkatan kualitas layanan yang terlihat dari skor Customer Satisfaction Index (CSI) yang mencapai angka 3,97 serta Net Promoter Score (NPS) yang tercatat sebesar 14,5. 

Kedua indikator ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan GDPS semakin meningkat, dengan tingkat loyalitas pelanggan yang juga semakin kuat. Hal ini tentunya memberikan gambaran positif mengenai kualitas dan daya saing perusahaan di pasar Indonesia dan internasional.

Strategi Internasionalisasi GDPS di 2026

Masuknya GDPS ke pasar internasional bukanlah langkah yang tiba-tiba. Memasuki 2026, perusahaan ini telah merancang strategi korporasi yang lebih berorientasi pada pengembangan pasar global. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh GDPS adalah penempatan talenta profesional mereka di berbagai pasar internasional, dengan fokus pada negara-negara yang membutuhkan kompetensi tinggi, seperti Korea Selatan, Arab Saudi, dan India.

Pengembangan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi yang besar dalam memaksimalkan potensi outsourcing untuk sektor-sektor berkualifikasi tinggi yang memerlukan kompetensi, sertifikasi, serta standar global. 

Melalui kerja sama strategis dengan mitra lokal di negara-negara tersebut, GDPS berupaya untuk memperluas pengaruhnya di luar negeri, sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat jejaring global mereka.

Selain itu, untuk menunjang kesuksesan ekspansi ini, GDPS juga tengah menyiapkan strategi berbasis human capital yang akan mendukung pengembangan keterlibatan karyawan. Mereka menargetkan peningkatan yang signifikan dalam engagement karyawan dibandingkan dengan tahun 2025. 

Fokus utama mereka adalah memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga pada transformasi berkelanjutan yang memperkuat daya saing perusahaan di tingkat global.

Transformasi Berkelanjutan untuk Meningkatkan Daya Saing Global

Dengan semakin berkembangnya bisnis dan ekspansi internasional, GDPS menyadari pentingnya transformasi berkelanjutan. Tidak hanya untuk mempertahankan posisi mereka di pasar domestik, tetapi juga untuk memastikan daya saing yang lebih kuat di pasar global. 

Cornelis Radjawane menegaskan, bahwa GDPS akan terus berfokus pada penguatan fondasi bisnis mereka, pengembangan talenta unggul, dan penerapan tata kelola profesional yang lebih baik.

Transformasi ini bertujuan agar perusahaan dapat menjawab tantangan global yang semakin kompleks dan beragam. GDPS berkomitmen untuk beradaptasi dengan tren dan kebutuhan pasar internasional, sehingga perusahaan bisa tetap relevan dalam jangka panjang.

Mereka juga menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia akan menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut, dan untuk itu, mereka akan terus memperbarui serta menyempurnakan kompetensi yang dimiliki oleh tenaga kerja mereka.

Dengan ekspansi internasional ini, GDPS tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga pada pengembangan kapasitas dan potensi sumber daya manusia yang lebih baik. Ke depan, mereka berharap dapat memperkuat posisinya di pasar global dengan terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta menjalin lebih banyak kolaborasi strategis dengan mitra internasional.

Terkini