Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:08:25 WIB
Menbud Fadli Zon Serahkan Bantuan Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

JAKARTA - Upaya pemulihan pascabencana terus dilakukan di sejumlah wilayah Aceh yang beberapa waktu lalu terdampak banjir. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan setelah bencana tersebut.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Aceh, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mendatangi beberapa lokasi yang terdampak banjir. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat serta untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

Selain meninjau kondisi masyarakat di lapangan, Fadli Zon juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang terdampak. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar masyarakat dapat segera bangkit dari dampak bencana yang mereka alami.

Kunjungan ini tidak hanya berfokus pada pemulihan masyarakat, tetapi juga pada keberlanjutan situs budaya yang berada di wilayah terdampak. Pemerintah menilai pelestarian kebudayaan tetap perlu diperhatikan meskipun daerah tersebut tengah menghadapi proses pemulihan pascabencana.

Kunjungan Kerja Menteri Kebudayaan Di Wilayah Terdampak

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Aceh, menyambangi sejumlah lokasi yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya, ia juga menyerahkan bantuan ke warga di sekitar Situs Istana Banuaraja dan Sekolah Inspirasi Bangsa, serta meninjau hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang masih berupaya memulihkan kondisi setelah banjir melanda wilayah tersebut. Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan berbagai kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan dapat terpenuhi.

Fadli juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat serta para pelajar yang berada di kawasan tersebut. Ia melihat secara langsung bagaimana aktivitas masyarakat perlahan mulai kembali berjalan meskipun proses pemulihan masih berlangsung.

Apresiasi Semangat Masyarakat Dalam Proses Pemulihan

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap menunjukkan semangat untuk bangkit setelah bencana. Ia menilai optimisme yang ditunjukkan oleh masyarakat menjadi modal penting dalam proses pemulihan.

Fadli pun mengapresiasi atas semangat masyarakat dan para pelajar yang tetap optimistis beraktivitas di tengah proses pemulihan. Ia menilai semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan penting bagi masyarakat untuk bangkit dari situasi sulit.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin di tengah masyarakat mampu mempercepat proses pemulihan setelah bencana. Hal tersebut terlihat dari berbagai aktivitas masyarakat yang kembali berjalan secara bertahap.

"Dengan melihat semangat masyarakat, dari orang tua hingga anak-anak, kita yakin bahwa kita bisa bangkit, optimis, dan kembali pulih dengan cepat serta kuat," ucap Fadli dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan keyakinan pemerintah bahwa masyarakat di wilayah terdampak memiliki kekuatan untuk kembali bangkit dari situasi yang sulit.

Penyerahan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kebudayaan juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan.

Pada kesempatan tersebut, Fadli juga menyerahkan sejumlah bantuan dukungan pemulihan secara simbolis. Adapun bantuan diserahkan untuk warga di sekitar Situs Istana Banuaraja dan Sekolah Inspirasi Bangsa.

Selain itu, penyerahan simbolis rendang juga dilakukan dalam rangka membantu kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan. Dukungan juga diberikan bagi rumah singgah sementara atau hunian sementara (huntara) yang saat ini digunakan oleh masyarakat terdampak banjir.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Kementerian Kebudayaan RI agar proses pemulihan di wilayah terdampak dapat terus berlangsung secara berkelanjutan.

Melalui bantuan tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat yang sempat terganggu akibat banjir dapat kembali berjalan dengan baik. Pemerintah juga berharap kegiatan pendidikan di wilayah tersebut dapat kembali berlangsung secara optimal.

Selain itu, pelestarian situs budaya yang berada di kawasan tersebut juga menjadi perhatian penting dalam proses pemulihan.

Komitmen Pemerintah Dalam Mendukung Pemulihan Wilayah

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan masyarakat di wilayah yang terdampak bencana. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga melalui berbagai program pemulihan jangka panjang.

Fadli menegaskan masyarakat Aceh Tamiang memiliki semangat dan solidaritas yang kuat untuk bangkit dari dampak bencana. Ia juga menyampaikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, serta berbagai elemen masyarakat akan terus bekerja sama mendukung proses pemulihan di wilayah tersebut agar masyarakat dapat kembali pulih secara cepat dan kuat.

Selain fokus pada pemulihan masyarakat, Kementerian Kebudayaan juga memberikan perhatian khusus terhadap situs budaya yang berada di wilayah terdampak bencana.

Kementerian Kebudayaan juga akan terus mendampingi upaya pemulihan situs-situs budaya yang terdampak bencana, sekaligus memperhatikan keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitarnya yang menjadi bagian penting dari ekosistem kebudayaan.

Melalui berbagai program pelestarian, pemulihan, serta pemberdayaan masyarakat, pemerintah berharap warisan budaya tetap dapat terjaga dengan baik.

Di sisi lain, upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang selama ini berperan sebagai pelaku sekaligus penjaga kebudayaan di wilayah tersebut.

Sebagai informasi, turut hadir sejumlah tokoh dalam kesempatan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, serta Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi.

Hadir mendampingi Menteri Kebudayaan dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Wawan Yogaswara; Direktur Warisan Budaya, I Made Dharma Suteja; Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh, Piet Rusdi; serta Kepala Balai Pelestarian Wilayah II Medan, Sukronedi.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan proses pemulihan berjalan secara optimal.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalani aktivitas secara normal, sekaligus menjaga keberlanjutan kebudayaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Aceh.

Terkini