Turun! Cek Harga Emas Antam di Pegadaian 8 Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20:31 WIB
Harga emas hari ini [FOTO: NET].

JAKARTA – Nilai jual emas Antam pada Sabtu (8/8/2026) di Pegadaian tercatat melemah jika dibandingkan dengan posisi sesi perdagangan sebelumnya pada Jumat (7/8/2026) pagi.

Berdasarkan pembaruan data di portal resmi Pegadaian, nilai jual emas Antam cetakan 1 gram merosot Rp 31.000, dari semula Rp 2.787.000 menjadi Rp 2.756.000 per gram. Di sisi lain, patokan harga buyback emas Antam juga terkoreksi Rp 15.000 ke level Rp 2.460.000 per gram.

Untuk pecahan 0,5 gram, harga emas Antam terkikis Rp 16.000 menjadi Rp 1.430.000, sementara nilai buyback-nya menyusut Rp 7.000 di posisi Rp 1.230.000.

Pada pecahan lainnya, emas Antam ukuran 2 gram terpangkas Rp 60.000 menjadi Rp 5.450.000, dengan nilai buyback sebesar Rp 4.920.000.

Untuk pecahan 3 gram, emas Antam dilepas di angka Rp 8.149.000 atau menyusut Rp 90.000 ketimbang hari sebelumnya. Adapun nominal buyback-nya berada di level Rp 7.380.000.

Pada pecahan menengah, emas Antam cetakan 5 gram dipatok Rp 13.546.000, tergerus Rp 151.000 dari transaksi sebelumnya. Sementara nilai buyback-nya dicatat Rp 12.300.000.

Selanjutnya, emas Antam pecahan 10 gram ditawarkan pada level Rp 27.035.000, turun Rp 302.000, sedangkan patokan buyback berada di angka Rp 24.600.000.

Pegadaian turut melaporkan harga emas Antam ukuran 25 gram sebesar Rp 67.457.000, melemah Rp 754.000 dibanding hari sebelumnya. Adapun tingkat buyback berada di kisaran Rp 61.199.000.

Harga emas Antam hari ini di Pegadaian

Berikut merupakan daftar lengkap rincian harga emas Antam di Pegadaian per Sabtu (8/8/2026):

Harga jual emas Antam di Pegadaian

Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.430.000

Emas Antam 1 gram: Rp 2.756.000

Emas Antam 2 gram: Rp 5.450.000

Emas Antam 3 gram: Rp 8.149.000

Emas Antam 5 gram: Rp 13.546.000

Emas Antam 10 gram: Rp 27.035.000

Emas Antam 25 gram: Rp 67.457.000

Emas Antam 50 gram: Rp 134.831.000

Emas Antam 100 gram: Rp 269.581.000

Harga buyback emas Antam di Pegadaian

Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.230.000

Emas Antam 1 gram: Rp 2.460.000

Emas Antam 2 gram: Rp 4.920.000

Emas Antam 3 gram: Rp 7.380.000

Emas Antam 5 gram: Rp 12.300.000

Emas Antam 10 gram: Rp 24.600.000

Emas Antam 25 gram: Rp 61.199.000

Emas Antam 50 gram: Rp 122.399.000

Emas Antam 100 gram: Rp 244.799.000

Harga emas dunia

Di pasar internasional, patokan harga emas global berada pada tingkat $4.343,43 per ons dalam sesi transaksi Jumat (7/8/2026). 

Mengutip catatan Trading Economics, nilai emas mengalami penguatan 2,44 persen secara harian. Selama bulan berjalan, harga emas terangkat 6,58 persen dan mencatatkan kenaikan 27,79 persen sepanjang satu tahun terakhir.

Nilai emas menembus ke atas $4.350 per ons pada Jumat (7/8/2026), menorehkan tingkat tertinggi dalam kurun dua bulan. 

Lonjakan harga emas tersebut dipicu oleh melandainya harga energi serta kondisi pasar tenaga kerja Serikat Amerika Serikat (AS) yang melesu, sehingga menekan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) bakal menaikkan suku bunga pada tahun ini.

Sektor perekonomian AS secara tak terduga kehilangan lapangan pekerjaan pada Juli 2026. Di saat bersamaan, tingkat kenaikan upah dan tingkat keterlibatan angkatan kerja turut merosot. Situasi ini mengurangi anggapan bahwa kekuatan pasar tenaga kerja akan terus memicu tekanan inflasi.

Di sisi lain, pergerakan harga energi kehilangan sebagian daya tariknya dari transaksi terdahulu. Meski demikian, ketidakpastian seputar kesepakatan antara Iran dan AS untuk memulihkan arus ekspor via Selat Hormuz masih menyoroti pergerakan pasar.

Penurunan hasil imbal Treasury AS ikut menopang pergerakan logam mulia. Dinamika tersebut menjadikan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil bunga menjadi kian rendah.

Di China, data lembaga kliring menyingkap bahwa investor institusional terus menambah porsi posisi panjang pada instrumen berbasis emas. Permintaan tersebut didorong oleh kebutuhan proteksi aset dari gejolak saham teknologi, ditambah munculnya sinyal penguatan pada pasar fisik emas. Dorongan pada emas juga terus mendapat sokongan dari aksi pembelian oleh bank sentral.

Tags

Terkini