Prabowo Sebut Garuda Indonesia Reaktivasi Hingga 104 Pesawat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:36:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pada Juni 2026 sebanyak 20 armada Garuda Indonesia sukses direaktivasi atau difungsikan kembali, sehingga akumulasi pesawat yang telah beroperasi kembali menembus 104 unit.

Menurut pandangannya, hasil tersebut dianggap sebagai penanda positif bagi langkah pemulihan kinerja maskapai penerbangan nasional yang dalam kurun bertahun-tahun mengalami defisit keuangan.

"Pada Juni 2026, total pesawat yang berhasil kami reaktivasi bertambah 20 pesawat sehingga menjadi 104 pesawat," ujar Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Presiden mengutarakan sewaktu pemerintah mulai melancarkan pembenahan, terdapat puluhan unit pesawat Garuda Indonesia yang mengalami grounded serta belum bisa diperbaiki. Akan tetapi, berkat upaya pemulihan, jumlah pesawat yang siap mengudara terus mengalami peningkatan.

Ia menganggap penambahan armada beroperasi tersebut membuka celah bagi Garuda Indonesia untuk kembali meraup keuntungan pasca menderita kerugian dalam jangka waktu yang panjang.

"Garuda Indonesia sudah sekian tahun rugi, sekarang sudah ada harapan untuk kembali untung," kata Prabowo.

Ia mengungkapkan faktor dinamika geopolitik, utamanya konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah, turut memberikan dampak terhadap kinerja maskapai nasional. Menurut penjelasannya, andai tak ada ketegangan tersebut, Garuda Indonesia sejatinya berpotensi telah membukukan laba pada Juli 2026.

Kepala Negara pun menaruh harapan agar tahapan pemulihan kinerja Garuda Indonesia berjalan konsisten sehingga maskapai tersebut mampu mulai mencetak deviden keuntungan pada awal 2027.

"Kami sekarang berharap di awal tahun 2027 sudah mulai untung," ucap Prabowo.

Tags

Terkini