Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Calon Pusat Finansial Internasional

Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:31:32 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan calon lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bakal berkedudukan di Jakarta atau Bali.

"Hari ini saya umumkan rencana lokasi Indonesia Financial Center atau Pusat Finansial Internasional Indonesia. Disingkat PFII. Kami telah tentukan lokasi sementara PFII di Jakarta, dan begitu bisa kami buka juga PFII di Bali," ujar Prabowo dalam penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo tetap memberi ruang bagi wilayah lain di Indonesia untuk dijadikan lokasi PFII. Ia menyampaikan kemungkinan adanya kawasan potensial lain guna menampung masuknya dana-dana berskala besar dari luar negeri ke Indonesia.

"PFII ini akan jadi wajah baru pusat-pusat keuangan kami. Jakarta, dan mungkin nanti Bali sebagai pusat keuangan, investasi, teknologi, finansial, arbitrase dan penyelesaian sengketa komersial berstandar dunia," jelasnya.

"Kelembagaan PFII terdiri dari Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, Lembaga Pengelola PFII, Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII, Pengadilan PFII yang di bawah MA, dan Lembaga Arbitrase PFII," sambung Prabowo.

Menkeu Purbaya menolak Pusat Finansial di IKN

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menolak Pusat Finansial Internasional (PFI) didirikan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Purbaya menilai kawasan IKN masih terlalu sepi.

"Mungkin enggak, (IKN) terlalu sepi," ujar Purbaya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Tags

Terkini