SBY Ingatkan Pemerintah Jaga Kesehatan Fiskal Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55:31 WIB
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk terus memelihara kesehatan fiskal nasional. 

Imbauan tersebut diutarakan SBY merespons target Presiden Prabowo terkait pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen pada 2027.

"Saya hanya ingin berpesan ke teman-teman yang mengemban tugas di pemerintahan agar tetap konsisten, jaga betul kesehatan fiskal kami, kemudian implementasinya yang bagus, jangan ada penyimpangan di sana-sini, setiap saat dilakukan evaluasi kebijakan karena begitulah manajemen pemerintahan," ujar SBY dalam video yang diunggah dalam akun @SBYudhoyono, Senin (17/8/2026).

SBY memandang bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen merupakan sasaran yang realistis untuk diraih, kendati tergolong cukup tinggi.

"Meskipun ambisius tidak berarti tidak bisa dicapai. Karena pengalaman saya memimpin dulu dengan 10 tahun rata-rata 6 persen, memang alhamdulillah kemiskinan turun secara tajam, pengangguran juga begitu, utang negara juga menurun drastis, tetapi GDP termasuk income per capita meningkat secara tajam," ujar SBY.

Apabila sasaran pertumbuhan tersebut berhasil diwujudkan, SBY menilai hal itu bakal mendatangkan dampak positif bagi seluruh rakyat Indonesia. SBY memaparkan, program pembangunan yang diusung pemerintah akan berjalan makin maksimal serta menghadirkan optimisme baru bagi masyarakat.

Program kerja yang dicanangkan pemerintahan Prabowo, menurut penilaian SBY, juga selaras dengan aspirasi publik, seperti peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

"Apa yang digagas dan direncanakan oleh pemerintah menurut saya tepat karena isu-isu itu memang menjadi harapan rakyat Indonesia," ujar SBY.

Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Untuk diketahui, Prabowo menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027, meningkat dibandingkan target dalam APBN 2026 yang dipatok 5,4 persen. 

Pernyataan target tersebut disampaikan Prabowo saat Sidang Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di hadapan DPR RI, Jumat (14/8/2026).

"Pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6 persen. Lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen," kata Prabowo.

Penetapan target tersebut dirancang bersamaan dengan proyeksi defisit anggaran yang lebih kecil oleh pemerintah. Demi menopang beragam program prioritas pada 2027, alokasi belanja negara direncanakan menembus Rp 4.097,2 triliun. Nominal ini melonjak jika dibandingkan dengan pagu APBN 2026 sebesar Rp 3.842,7 triliun. 

Di sisi lain, penerimaan negara diproyeksikan mencapai Rp 3.426 triliun, menanjak dari posisi Rp 3.153,6 triliun pada APBN 2026.

Tags

Terkini