Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Korban Meninggal Bencana Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:23:32 WIB
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerahkan tali asih kepada ahli waris korban wafat akibat bencana gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan santunan diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii serta Bupati Manggarai Timur Agas Andreas di kawasan terdampak paling parah.

"Kemendagri memberikan tali asih sebanyak Rp15 juta per jiwa, per jiwa yang wafat pada keluarganya," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Di samping bantuan tersebut, Mendagri turut memastikan pemerintah pusat lewat Kementerian Sosial (Kemensos) mengucurkan santunan bernilai Rp15 juta untuk korban yang meninggal dunia.

Dalam agenda ini, ia pun menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga yang mendirikan posko tak lama seusai guncangan gempa bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Ia juga menyalurkan bantuan dua unit genset, 10 unit velbed atau tempat tidur lapangan untuk memperkuat fasilitas posko tersebut, beserta uang tunai Rp200 juta bagi dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.

"Kami juga mengapresiasi ada posko yang dibangun warga. Tapi kami tambahi sekalian aja, namanya genset 2, sekaligus velbed ada 10 untuk operasionalnya," ujarnya.

Mendagri menegaskan pemerintah bakal terus bergerak sepanjang periode tanggap darurat. Hal ini dibuktikan melalui berdirinya posko Basarnas yang berdampingan dengan tenda pengungsian warga serta berjalannya pendataan kebutuhan demi mempercepat alokasi bantuan.

Lantaran itu, ia mengimbau warga terdampak untuk saling bergotong royong guna memulihkan kondisi pascabencana.

"Ini harus kerja sama kami, pemerintah sama masyarakat," tuturnya.

Tags

Terkini