BPJPH: Kepastian Halal Perkuat Daya Saing Wisata Indonesia

Selasa, 01 September 2026 | 19:25:32 WIB
Pengunjung memilih sajian makanan yang dijual pada kegiatan Gebyar Kuliner Jakarta Halal Viral di Kota Kediri [FOTO: NET].

JAKARTA - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan memaparkan bahwa kepastian halal sanggup menjadi salah satu nilai tambah bagi para pelaku usaha, sekaligus memperkokoh daya saing destinasi wisata unggulan di Nusantara.

“Dalam konteks pariwisata global, ketersediaan produk halal juga menjadi bagian dari upaya memberikan layanan yang inklusif kepada wisatawan dengan latar belakang dan kebutuhan yang beragam,” kata Haikal dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Lebih jauh, ia memberikan gambaran bagaimana beragam destinasi wisata populer di Indonesia termasuk Bali, yang senantiasa didorong lewat langkah pembinaan serta pengawasan supaya para pelaku usaha dengan produk halal sanggup mendaftarkan dan mengantongi sertifikat halal.

Menurut Haikal, pemenuhan kebutuhan produk halal turut memegang peranan vital di Bali sebagai kawasan destinasi wisata internasional yang disinggahi para wisatawan dari bermacam negara.

“Halal diperlukan di Bali. Ada wisatawan yang membutuhkan. Karena itu, kalau sudah bersertifikat halal, label halalnya harus terlihat agar memberikan kepastian dan kenyamanan kepada konsumen,” kata dia.

“Kalau sudah bersertifikat halal, label halalnya dipasang. Itu menjadi informasi kepada masyarakat bahwa produk ini sudah halal, sehingga konsumen lebih yakin dan percaya untuk datang,” ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, BPJPH pun terus mengintensifkan pembinaan serta pengawasan Jaminan Produk Halal (JPH) di Bali sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia demi menghadirkan kepastian dan rasa nyaman bagi wisatawan dengan aneka kebutuhan.

Bukan sekadar menyasar bidang usaha yang belum memegang sertifikasi halal, BPJPH turut mengimbau para pelaku usaha yang telah mengantongi sertifikat halal supaya memajang label halal secara terang pada area yang gampang terlihat di lokasi usaha sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik.

“Sertifikasi produk halal di Bali menjadi semakin relevan seiring dengan berkembangnya halal sebagai standar universal. Halal tidak lagi semata-mata dipahami sebagai kebutuhan konsumen Muslim saja. Halal terkait dengan kualitas, kebersihan, kesehatan, traceability (ketertelusuran), dan proses produksi yang bertanggung jawab,” ujar Haikal.

Tags

Terkini