Bernardo Tavares Minta Suporter Tak Tekan Skuad Persebaya

Rabu, 02 September 2026 | 05:30:02 WIB
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares [FOTO: NET].

JAKARTA- Juru taktik Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyampaikan imbauan khusus kepada para pendukung setia agar tidak melimpahkan beban mental berlebih kepada skuad asuhannya.

Bernardo Tavares menyoroti tingginya ekspektasi yang kerap ditunjukkan oleh pendukung Persebaya Surabaya, di mana armada Bajul Ijo kerap dituntut oleh publik untuk langsung menyabet gelar juara pada ajang liga musim ini.

Lebih lanjut, Bernardo Tavares menganggap bahwa tuntutan yang terlalu berat dari kelompok suporter justru berisiko mengganggu konsentrasi serta mentalitas bertanding para penggawa Persebaya di lapangan hijau.

Realitas Tim dan Tantangan Kompetisi

Merespons beragam aspirasi dari tribun, pelatih berusia 46 tahun tersebut menekankan pentingnya bersikap realistis mengingat rekam jejak puasa gelar klub yang sudah berlangsung cukup lama.

"Banyak (Bonek dan Bonita) bertemu saya berkata, juara coach, kami harus menang, kami wajib juara," jelas Bernardo Tavares dikutip dari situs resmi I.League, Rabu (2/9/2026).

"Oke, pemain ingin memenangkan pertandingan berikutnya, dan itulah yang harus menjadi target tim."

Ia turut membandingkan kondisi saat anak asuhnya menjuarai ajang pramusim dengan atmosfer kompetisi liga sebenarnya yang jauh lebih ketat dan membutuhkan konsistensi tinggi.

"Kami menjuarai Piala Presiden, semua orang senang, dan itu turnamen yang bagus. Persebaya belum pernah menjuarainya sebelum ini. Tapi sekarang (BRI Super League) situasinya berbeda," ujar Tavares.

"Persebaya 22 tahun tidak menjuarai kompetisi, jadi tolong jangan beri tekanan berlebih," tambahnya.

"Target saya sebagai pelatih adalah menyiapkan tim (terbaik) untuk (satu) pertandingan (ke) berikutnya, itu saja."

Pentingnya Dukungan Nyata Saat Tim Terpuruk

Lebih jauh, Tavares menggarisbawahi bahwa klub-klub pesaing seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Dewa United, dan Bali United memiliki kekuatan finansial yang lebih besar untuk mendatangkan pemain-pemain bintang berkualitas.

Sebab itu, ia sangat mengharapkan dorongan moril dari para pendukung, terutama ketika tim berada dalam masa sulit.

"Jika ingin membantu, berikan dukungan terutama saat pemain tampil kurang maksimal di lapangan."

"Bonek dan Bonita harus terus bernyanyi memberi semangat ketika tim mengalami kekalahan," pungkasnya.

Ia melanjutkan dengan mengingatkan bahwa para pemain merupakan manusia biasa yang memerlukan suntikan dorongan positif, di mana kesetiaan saat berjuang jauh lebih bernilai dibanding sekadar merayakan kemenangan.

Tags

Terkini