JAKARTA – Harga emas Antam pada perdagangan Jumat (4/9/2026) di Pegadaian kembali tercatat menguat dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.
Berdasarkan pembaruan data Pegadaian pada Jumat (4/9/2026), emas Antam untuk pecahan 1 gram dipatok sebesar Rp 2.711.000 per gram. Angka tersebut melambung Rp 32.000 apabila dibandingkan posisi pada Kamis (3/9/2026) yang berada di level Rp 2.679.000 per gram.
Di sisi lain, patokan buyback emas Antam ukuran 1 gram bertengger pada level Rp 2.448.000 per gram, terkatut naik Rp 20.000 dari posisi sebelumnya senilai Rp 2.428.000 per gram.
Untuk varian 0,5 gram, harga jual emas Antam hari ini berada di posisi Rp 1.406.000, atau naik Rp 15.000 dari harga terdahulu sebesar Rp 1.391.000.
Sementara itu, nilai buyback untuk ukuran 0,5 gram tercatat pada level Rp 1.224.000, meningkat Rp 10.000 dari sesi perdagangan kemarin.
Pada pecahan 2 gram, harga emas Antam dipatok Rp 5.360.000, melesat Rp 63.000 dibanding harga sebelumnya yakni Rp 5.297.000. Adapun nilai buyback-nya naik Rp 40.000 menjadi Rp 4.896.000.
Emas Antam ukuran 3 gram dijual seharga Rp 8.014.000, terangkat Rp 94.000 dari patokan sebelumnya sebesar Rp 7.920.000. Sedangkan nilai buyback-nya berada pada level Rp 7.345.000, bertambah Rp 61.000.
Bagi varian 5 gram, harga emas Antam tercatat Rp 13.322.000, naik Rp 157.000 dari posisi terdahulu sebesar Rp 13.165.000. Nilai buyback-nya pun menyentuh Rp 12.241.000, menguat Rp 101.000.
Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian
Berikut daftar perincian harga emas Antam di Pegadaian per Jumat (4/9/2026):
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian:
Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.406.000 (naik Rp 15.000)
Emas Antam 1 gram: Rp 2.711.000 (naik Rp 32.000)
Emas Antam 2 gram: Rp 5.360.000 (naik Rp 63.000)
Emas Antam 3 gram: Rp 8.014.000 (naik Rp 94.000)
Emas Antam 5 gram: Rp 13.322.000 (naik Rp 157.000)
Emas Antam 10 gram: Rp 26.588.000 (naik Rp 314.000)
Emas Antam 25 gram: Rp 66.343.000 (naik Rp 787.000)
Emas Antam 50 gram: Rp 132.605.000 (naik Rp 1.573.000)
Emas Antam 100 gram: Rp 265.131.000 (naik Rp 3.147.000)
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian:
Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.224.000 (naik Rp 10.000)
Emas Antam 1 gram: Rp 2.448.000 (naik Rp 20.000)
Emas Antam 2 gram: Rp 4.896.000 (naik Rp 40.000)
Emas Antam 3 gram: Rp 7.345.000 (naik Rp 61.000)
Emas Antam 5 gram: Rp 12.241.000 (naik Rp 101.000)
Emas Antam 10 gram: Rp 24.483.000 (naik Rp 202.000)
Emas Antam 25 gram: Rp 60.907.000 (naik Rp 504.000)
Emas Antam 50 gram: Rp 121.815.000 (naik Rp 1.008.000)
Emas Antam 100 gram: Rp 243.631.000 (naik Rp 2.016.000)
Sediaan emas Antam ukuran 250 gram sampai 1.000 gram terpantau belum tersedia di Pegadaian hari ini.
Harga Emas Dunia
Di panggung global, harga emas diperdagangkan mendekati level 4.500 dollar AS per ons pada Jumat (4/9/2026). Penguatan harga emas berlangsung dalam dua sesi berturut-turut, terdorong oleh sinyal dovish dari Gubernur Federal Reserve Christopher Waller yang memicu pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga pada September.
Waller mengutarakan bahwa dirinya lebih memilih opsi untuk menahan suku bunga tidak berubah bilamana tekanan inflasi konsisten mereda. Kondisi ini membuat estimasi peluang kenaikan suku bunga di bulan September susut menjadi kisaran 50 persen, merosot dari posisi 63 persen sehari sebelumnya.
Di sisi lain, para investor masih menantikan data penggajian (payroll) Amerika Serikat yang akan terbit Jumat, serta laporan inflasi pekan depan guna membaca proyeksi arah kebijakan Federal Reserve selanjutnya.
Indeks dollar AS beserta imbal hasil Treasury AS tercatat merosot tajam menyusul pernyataan Waller. Pelemahan tersebut memberi angin segar bagi pergerakan harga emas karena menjadikan emas lebih menggiurkan bagi para pemegang mata uang lain.
Berdasarkan data Trading Economics pada Jumat (4/9/2026) pukul 10.54 WIB, emas berada pada level 4.469,35 dollar AS per ons. Nilai itu susut 4,28 dollar AS atau 0,10 persen secara harian. Walau begitu, secara bulanan harga emas telah menguat 5,28 persen, serta melonjak 24,47 persen dalam hitungan tahunan.
Sementara itu, harga minyak bumi berada pada jalur tren penguatan mingguan di tengah pergolakan konflik yang masih berlanjut di wilayah Timur Tengah. Bayang-bayang ketidakpastian jalur distribusi melintasi Selat Hormuz turut menjaga risiko inflasi tetap menjadi sorotan pasar.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT