IHSG Dibuka Menguat ke 6.695, Saham TPIA hingga BBRI Tancap Gas

Jumat, 04 September 2026 | 23:40:31 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (4/9/2026) di teritori positif pada level 6.695,47. Penguatan indeks ditopang oleh laju saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) seperti TPIA, DSSA, TLKM, hingga BBRI.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka merangkak naik 0,41% atau terangkat 27,58 poin menuju posisi 6.695,47 hingga pukul 09.01 WIB. Pada awal sesi hari ini, laju indeks sempat menyentuh titik terendah di 6.690,32 dan bergerak ke posisi tertinggi di 6.704,12.

Sepanjang menit awal transaksi, tercatat 319 saham menguat, 117 saham melemah, dan 234 saham bergerak stagnan. Sementara itu, total nilai kapitalisasi pasar berada di angka Rp11.713,64 triliun.

Kenaikan tertinggi pada jajaran saham big caps dipimpin oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang melesat 1,49% ke Rp2.040 per saham. Disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang naik 1,27% ke posisi Rp1.200, serta PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang meningkat 1,19% ke Rp2.630 per saham.

Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turut menguat 1,15% ke level Rp2.630, kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terkerek 0,88% ke posisi Rp3.440 per saham.

Kendati dibuka menguat, IHSG diperkirakan berisiko mengalami penyesuaian atau koreksi terbatas pada sesi perdagangan hari ini, setelah pada hari sebelumnya menguat signifikan berkat aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan pergerakan IHSG pada hari ini bakal menguji batas support di kisaran 6.620–6.650, sedangkan batas resistance berada pada posisi 6.700–6.720.

“IHSG berpotensi koreksi terbatas hari ini,” kata Fanny dalam riset harian.

Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG mengakhiri sesi dengan penguatan 1,09% disertai aksi net buy pemodal asing mencapai Rp1,11 triliun. Saham-saham yang paling banyak dikoleksi investor asing meliputi BMRI, BBCA, CPIN, ANTM, dan ADRO.

Perkembangan bursa global juga memberi dorongan positif setelah tiga indeks utama Bursa Wall Street melonjak tajam semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average terkerek 1,18%, S&P 500 melesat 1,06%, dan Nasdaq Composite terangkat 1,40%.

Laju pasar saham global tersebut terdorong oleh sinyal Gubernur The Fed Christopher Waller yang menyiratkan peluang penahanan suku bunga acuan apabila pergerakan inflasi terus melandai.

Tags

Terkini