Kemenkop Percepat Operasionalisasi KDKMP Lewat 3 Langkah Strategis

Senin, 14 September 2026 | 18:16:32 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengekselerasi proses operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) lewat pelaksanaan sosialisasi teknis, pemeriksaan fisik sarana usaha, hingga penyiapan tenaga manajer profesional.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menerangkan langkah percepatan ini krusial supaya KDKMP dapat langsung beroperasi secara nyata di lapangan.

“Kita harus makin gerak cepat di lapangan untuk tahap operasionalisasi,” ujar Ferry saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (13/9/2026).

Ia menjelaskan, tahap awal yang disiapkan Kemenkop ialah memfasilitasi sosialisasi teknis perihal tata cara operasionalisasi unit bisnis KDKMP kepada jajaran pengurus koperasi.

Berikutnya, Kemenkop bakal memacu tahapan verifikasi serta validasi fisik atas kondisi bangunan gudang dan outlet hingga proses penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST).

Di samping itu, Kemenkop bakal secepatnya menugaskan para manajer profesional yang telah dijaring guna mendampingi aktivitas operasional harian koperasi di tiap area.

Ferry mengutarakan, percepatan operasionalisasi KDKMP ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah guna menempatkan kembali koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional berdampingan dengan BUMN dan sektor swasta.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menegaskan kesiapan jajaran pemerintah daerah hingga level desa untuk menyokong keberlangsungan operasional KDKMP di wilayahnya.

Ia mengaharapkan kehadiran KDKMP sanggup menjadi wadah bagi warga desa untuk memajukan sekaligus mendongkrak daya jual pelbagai produk olahan lokal.

Berdasarkan pencatatan Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 14 September 2026, terdata sebanyak 83.367 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah berdiri.

Kendati demikian, belum semua koperasi tersebut ditunjang oleh fasilitas fisik seperti bangunan, gudang, toko, maupun sarana pendukung lainnya.

Dari total tersebut, ada 24.701 KDKMP yang telah menuntaskan pembangunan sarana operasional, sementara 10.866 KDKMP lainnya masih berada dalam proses konstruksi.

Dalam agenda peninjauan ke Kabupaten Banjarnegara tersebut, Menkop turut mengamati Koperasi Produsen Nira Kamukten di Desa Susukan yang memproduksi olahan nira kelapa menjadi gula semut.

Menkop menilai koperasi tersebut terbukti sanggup menembus pasar Ekspor ke Jerman serta mengantongi sertifikasi validasi dari lembaga Fairtrade asal Inggris.

Ia memandang rekam jejak Koperasi Nira Kamukten membuktikan bahwasanya koperasi sanggup memperluas jangkauan pasar komoditas lokal selama mampu memenuhi standar yang ditetapkan pasar global.

Tags

Terkini