JAKARTA - Petinju asal Jepang, Tenshin Nasukawa, makin menggenjot latihannya demi menghadapi laga rematch kontra pemegang sabuk juara dunia kelas bantam (53,5 kg) WBC, Takuma Inoue, yang bakal berlangsung di Toyota Arena, Tokyo, Jepang, pada 27 September mendatang.
"Nasukawa telah menjalani kamp pelatihannya hingga batas maksimal," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Pada bentrokan perdana sesama petinju Jepang tersebut pada November 2025, Nasukawa harus mengakui keunggulan Inoue usai kalah angka mutlak.
Kemenangan itu membawa Takuma Inoue kembali mengamankan takhta juara dunia WBC kelas bantam. Di sisi lain, hasil tersebut menodai rekor profesional Tenshin Nasukawa untuk pertama kalinya, sehingga catatan bertarungnya menjadi delapan kemenangan dan satu kekalahan.
Saat ini, Nasukawa tengah melewati masa persiapan yang sangat terukur, matang, dan berat, lantaran terpacu oleh ambisi tunggal untuk membungkus kemenangan atas Inoue pada pertemuan kedua mereka.
Sebagai wujud kesiapan fisik yang bugar serta rasa percaya diri yang tinggi, Nasukawa menggelar latihan terbuka bagi awak media. Di hadapan sorotan kamera dan jurnalis, ia mempertontonkan kombinasi pukulan presisi, kecepatan kilat, hingga ketahanan fisik yang luar biasa.
Aksi tersebut menegaskan bahwa Nasukawa terus mengasah kemampuan tekniknya dan bertekad menginjakkan kaki di atas ring dalam performa puncak guna mengamankan hasil positif.
WBC menilai bahwa perjalanan kedua petarung menuju duel rematch ini telah dihiasi oleh rentetan torehan berharga.
Takuma Inoue bakal melangkah ke arena demi mempertahankan sabuknya dengan reputasi yang kian mentereng setelah menang mutlak atas Kazuto Ioka. Pada laga itu, Inoue berhasil menjatuhkan lawannya sebanyak dua kali, mempertegas dominasinya di divisi kelas bantam.
Di pihak lain, Nasukawa membuktikan bahwa penderitaan kekalahan dari Inoue justru menjadi pecutan utama bagi kemajuan karier tinju profesionalnya.
Nasukawa meraih tiket emas untuk kembali menantang sang juara usai bangkit dari keterpurukan melalui rangkaian pertunjukan yang impresif. Ia sukses menumbangkan mantan juara dunia asal Meksiko, Juan Francisco "Gallo" Estrada, yang secara otomatis memposisikannya kembali sebagai penantang wajib di kelas tersebut.
Toyota Arena bakal menjadi saksi pertarungan sengit jilid dua antara Inoue dan Nasukawa. Inoue bakal berjuang keras mempertahankan dominasinya di kelas bantam, sedangkan Nasukawa datang dengan tekad bulat untuk membalas kekalahan sekaligus merebut mahkota juara dunia WBC kelas 118 pon tersebut.