Kemlu Sebut Ada 77 WNI di Kota Mokha Yaman, 3 Orang Berhasil Keluar

Kamis, 17 September 2026 | 18:31:31 WIB
Vahd Nabyl Achmad Mulachela di kantor Kemlu [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan, terdata sebanyak 77 Warga Negara Indonesia (WNI) berada di Kota Mokha, Yaman. Dari total tersebut, 3 orang telah berhasil keluar dari kota itu.

“Jadi, ada 77 (WNI) tapi ada 3 yang sudah bisa keluar. Jadi, ada sisanya 74 pelajar yang ada di sana. Mungkin seluruhnya pelajar asli,” kata Juru Bicara Kemlu 2, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (17/8/2026).

Nabyl menerangkan, pihak pemerintah konsisten memantau situasi WNI di wilayah Yaman lewat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Muscat dan KBRI Riyad.

Ia meminta supaya seluruh WNI mencermati imbauan yang dikeluarkan pemerintah.

“Kami juga menyediakan hotline-hotline yang bisa dihubungi apabila ada kondisi yang berat,” ujar dia.

Untuk diketahui, kawasan Yaman kini di ambang pertempuran skala luas usai kelompok Houthi menyatakan munculnya serangan dari pihak koalisi pimpinan Arab Saudi, pada Rabu (9/9/2026).

Juru Bicara Militer Houthi, Yahya Saree mengutarakan, tak kurang dari 54 sampai 70 gempuran udara menerjang wilayah provinsi Al-Bayda, Saada, Taiz, Marib, serta Al-Jawf.

Aksi serangan ini dipicu sebagai balasan atas aksi ganda kelompok Houthi yang mengandalkan drone serta rudal balistik ke area kota Abha, Khamis Mushait, dan Jizan hingga mencederai 73 warga sipil sekaligus menyasar fasilitas energi Aramco.

Lonjakan eskalasi konflik ini berpotensi merusak secara menyeluruh kesepakatan gencatan senjata yang pernah disetujui pada 2022 silam, seraya mengubah dinamika konflik Yaman menjadi area pertempuran baru di tengah krisis kawasan.

Tags

Terkini