NARASIINDONESIA.ID — Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak merinci lima lokasi komando daerah militer baru yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Kodam-kodam itu tersebar dari Flores, DI Yogyakarta, Maluku Utara, Papua Tengah, hingga Kepulauan Riau, dengan tugas utama kegiatan teritorial.
Maruli belum mengungkap nama resmi kelima kodam tersebut. Ia hanya memastikan pembentukan satuan teritorial baru itu bakal diresmikan dalam waktu dekat.
Wilayah yang Selama Ini Tanpa Kodam
Lima wilayah yang disebut Maruli selama ini belum memiliki kodam tersendiri. Kehadiran kodam di sana memperluas jangkauan pembinaan teritorial TNI AD ke daerah yang sebelumnya berada di bawah kendali komando lain.
Maruli menegaskan tugas kodam baru tidak berbeda dari kodam yang sudah ada. Satuan itu akan menjalankan kegiatan teritorial, mulai dari menjaga keamanan warga hingga pendataan serta perbaikan fasilitas umum yang rusak.
"Tetapi jika kondisi darurat, kodam ini lah nanti yang memimpin untuk melakukan perlawanan terhadap musuh. Itu dibilangnya perlawanan rakyat semesta," ujar Maruli.
Kodam Papua Tengah dan Satgas Habema
Maruli memberi contoh kodam di Papua Tengah. Menurut dia, keberadaan kodam itu tidak serta-merta menjadikannya penanggung jawab penanganan konflik dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Penanganan OPM tetap berada di bawah Satgas Habema yang juga bagian dari TNI. Kodam baru masuk setelah satgas memastikan sebuah daerah berhasil dikuasai dan aman.
"Kalau untuk OPM ini satgas yang mengurus. Setelah mereka memastikan sebuah daerah berhasil dikuasai dan aman, barulah kodam masuk ke situ untuk kegiatan teritorial," ucapnya.
Peresmian Dijadwalkan di Puncak HUT TNI
Sebelumnya, TNI mengungkapkan lima kodam baru akan diresmikan saat puncak perayaan HUT Ke-81 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Senin 5 Oktober. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan hal itu saat pembukaan TNI Fair.
"Rencananya demikian," kata Nas ketika ditanya awak media di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu.
Nas enggan menjawab saat awak media menanyakan lokasi pembangunan kelima kodam. Ia hanya menyatakan detail pembentukan kodam baru akan disampaikan lebih lanjut.
Maruli juga tidak menjelaskan lebih rinci soal nama maupun jadwal pasti peresmian. Sejauh ini baru lima wilayah yang disebut secara eksplisit oleh KSAD.