Polres Jakpus, TNI, dan Pemkot Gelar Apel Jaga Warga, 272 Personel Dikerahkan

Minggu, 20 September 2026 | 08:24:00 WIB
Polres Jakpus, TNI, dan Pemkot Gelar Apel Jaga Warga, 272 Personel Dikerahkan

NARASIINDONESIA.ID — Sebanyak 272 personel gabungan dari TNI, Polri, Pemkot Jakarta Pusat, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan komunitas Warga Jaga Jakarta mengikuti apel kesiapan keamanan lingkungan di Jalan Pejompongan Raya, Bendungan Hilir, Tanah Abang. Apel bertajuk Jaga Warga itu menyatukan koordinasi pengamanan dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga kota. Polisi menekankan pengawasan anak usia sekolah agar tidak berkeliaran hingga larut malam.

Peserta terdiri atas personel TNI, Polri, Pemkot Jakarta Pusat, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta komunitas Warga Jaga Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian penguatan koordinasi keamanan lingkungan dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga kota.

Pengawasan Anak dan Remaja Jadi Perhatian

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan keamanan lingkungan menuntut kepedulian semua pihak. Warga diajak mengawasi anak usia sekolah agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam.

Menurut Budi, anak dan remaja juga perlu dijauhkan dari aktivitas yang membahayakan keselamatan dan masa depan mereka. "Keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian bersama," kata Budi dikutip Minggu (20/9/2026).

Ia menambahkan komunikasi antarwarga harus terus diperkuat. Dengan begitu, potensi gangguan bisa diketahui dan dicegah lebih awal sebelum berkembang.

"Komunikasi antarwarga perlu terus diperkuat agar potensi gangguan dapat diketahui dan dicegah sejak dini," ujarnya.

Sinergi Lintas Instansi di Tingkat Bawah

Apel ini turut dihadiri Wali Kota Jakarta Pusat, Dandim Jakarta Pusat, jajaran Polres, camat, lurah, dan unsur masyarakat. Kehadiran mereka menegaskan pola pengamanan yang melibatkan seluruh lapisan pemerintahan kota.

Komunitas Warga Jaga Jakarta menjadi mitra penting dalam skema ini. Mereka berperan sebagai penghubung antara warga dan aparat di tingkat lingkungan terkecil.

Pendekatan semacam ini menempatkan warga bukan sekadar objek pengamanan, melainkan bagian dari sistem deteksi dini. Laporan cepat dari lingkungan diharapkan memangkas waktu respons aparat.

Langkah Lanjutan

Polres Metro Jakarta Pusat belum merinci jadwal apel serupa di wilayah lain. Namun pola koordinasi yang sama diharapkan berlanjut di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Keamanan lingkungan di Jakarta Pusat menjadi perhatian karena wilayah ini padat penduduk dan aktivitas. Sinergi TNI, Polri, pemkot, dan warga dinilai kunci menjaga ketertiban harian.

Terkini