Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Hatta, Kenang Konsep Koperasi

Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Hatta, Kenang Konsep Koperasi
Ketua MPR RI Ahmad Muzani [FOTO: NET].

JAKARTA - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan kegiatan ziarah ke makam Wakil Presiden pertama Mohammad Hatta atau Bung Hatta yang berlokasi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). 

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan, agenda ziarah ini merupakan momen penting untuk merawat ingatan atas gagasan Bung Hatta, khususnya di sektor ekonomi yang tetap relevan hingga masa kini.

"Beliaulah yang merancang perekonomian kami. Pasal 33, Pasal 34 adalah bagian dari yang menjadi concern beliau. Beliaulah yang merancang perekonomian berdasarkan atas asas kekeluargaan yang kemudian berwujud koperasi, sehingga beliau disebut Bapak Koperasi Indonesia," ujar Muzani kepada wartawan seusai berziarah, Jumat (7/8/2026).

Menurut pertimbangan Muzani, buah pemikiran Bung Hatta mengenai perekonomian nasional masih sejalan dengan dinamika perkembangan Indonesia, bahkan senantiasa menjadi panduan utama bagi generasi masa kini.

"Masih banyak sederet lagi pemikiran-pemikiran beliau yang sampai sekarang masih sangat relevan dalam perkembangan perekonomian nasional kami," ungkap Muzani.

"Semangat, gelora, dan cita-cita pemikiran Bung Hatta tentang Indonesia masa depan masih terus kami pegang dan kami akan terus berusaha melakukan apa yang selama ini dilakukan oleh dalam pikiran-pikiran Mohammad Hatta," lanjut dia.

Di samping kontribusi di bidang ekonomi, Muzani turut memperingati andil Bung Hatta dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia berdampingan dengan Presiden Soekarno.

"Beliau juga yang salah satu proklamator bersama Bung Karno yang ketika itu disebut Dwi Tunggal," jelas Muzani.

Muzani pun mengungkit kembali perjuangan Bung Hatta sewaktu proses pengakuan kedaulatan Indonesia lewat Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949. 

Muzani menganggap seluruh pengabdian serta pemikiran Bung Hatta menjadi alasan mendasar bagi jajaran pimpinan MPR untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya melalui prosesi ziarah.

Adapun prosesi ziarah ke makam Bung Hatta ini terhitung sebagai rangkaian agenda MPR menyongsong Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD pada 14 Agustus 2026, sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelum melawat ke makam Bung Hatta, rombongan pimpinan MPR juga telah mendatangi makam Soekarno di Blitar, Jawa Timur.

"Mudah-mudahan ziarah hari ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menghormati semua pemikiran para pendahulu bangsa kami, dan pemikiran-pemikiran yang dulu diberikan oleh beliau dan para pendiri bangsa lain menjadi sebuah keberkahan bagi masa depan bangsa Indonesia dan masa depan generasi-generasi yang akan datang," kata Muzani.

Putri Bung Hatta, Meutia Hatta, menuturkan bahwa kehadiran jajaran pimpinan MPR menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan memberikan kesan tersendiri yang mendalam bagi pihak keluarga Bung Hatta.

"Saya atas nama keluarga juga tadi mengatakan, ini baru pertama kalinya menjelang 17 Agustus kami datang ke sini untuk menerima Bapak-Bapak semua, pimpinan dan Ibu juga dari MPR. Dan ini sungguh sangat mengesankan bagi kami," kata Meutia.

Meutia turut mengingat sederet sepak terjang Bung Hatta di luar jabatannya sebagai proklamator dan Wakil Presiden pertama RI.

"Kalau Bung Hatta memang sebagai Bapak Koperasi, Bapak Perumahan Rakyat, pernah juga menjadi Ketua Umum PMI yang pertama, 16 September 1945. Beliau dan serangkaian lagi ya, kegiatannya yang cemerlang dari Bung Hatta," ujar dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index