IHSG Sesi I Melesat 1,26 Persen ke 6.482, Saham JARR Melonjak 24,88%

IHSG Sesi I Melesat 1,26 Persen ke 6.482, Saham JARR Melonjak 24,88%
Indeks harga saham gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Sesi I berada di area hijau pada jeda perdagangan siang hari ini, Selasa (18/8/2026). Merujuk data IDX Mobile, IHSG terangkat 1,26% menjadi 6.482 pada Selasa (18/8/2026).

Indeks komposit bergerak dalam kisaran 6.448,26 sampai 6.490,65 sepanjang sesi I perdagangan. Sementara itu, nilai market cap atau kapitalisasi pasar menembus Rp11.392 triliun.

Tercatat sebanyak 413 saham menguat, 235 saham melandai, dan 315 saham bergerak stagnan.

Beberapa saham masuk dalam daftar Top Gainers, antara lain saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) di bawah Jhonlin Group milik Haji Isam terangkat 24,88% menuju level Rp2.510. Disusul saham PT Yanaprima Hastapersada Tbk. (YPAS) menguat 24,58% ke posisi Rp1.495.

Pada urutan selanjutnya, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) melesat 23,08% ke level Rp288. Laju kenaikan juga melanda saham PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) yang merangkak 22,91% ke posisi Rp1.690. Selanjutnya, saham PT Griptha Putra Persada Tbk. (GRPH) naik 21,88% menjadi Rp78.

Di sisi lain, deretan saham yang masuk jajaran Top Losers, yakni saham PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) dengan pelemahan 15% ke level Rp3.060. Sedangkan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) melandai 14,87% menjadi Rp332.

Di posisi berikutnya terdapat Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM) yang terkoreksi 9,74% ke level Rp176. Saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. (BTEK) turut menghuni jajaran top losers dengan penurunan 9,09% ke angka Rp10. Genap 5 besar, saham PT Calculus Global Ventures Tbk. (STAR) melandai 9,05% ke level Rp422.

Sebelumnya, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengutarakan IHSG masih berada dalam struktur bullish jangka pendek serta bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20), sehingga peluang guna menguji level resistance 6.455 masih terbuka.

“Secara teknikal, IHSG masih berada dalam short-term bullish structure dan bertahan di atas MA20, sehingga peluang menguji 6.455 masih terbuka,” kata Reza dalam risetnya, Selasa (18/8/2026).

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG mengakhiri sesi dengan penguatan 1,59% menuju level 6.401,89. Laju positif tersebut disokong oleh dorongan sentimen positif dari pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai RAPBN 2027.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index