Penyebab Harga Emas Turun Tajam Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026

Penyebab Harga Emas Turun Tajam Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026
kepingan emas Antam [FOTO: NET].

JAKARTA - Sebagaimana diketahui, harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Rabu pukul 8.54 WIB turun Rp50.000 ke angka Rp2.645.000 dari semula Rp2.695.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) juga merosot ke angka Rp2.505.000 per gram.

Dilansir dari Trade The World, harga emas turun tajam pada perdagangan terbaru. Pelemahan harga emas terjadi ketika imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) melonjak, sehingga membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik bagi investor.

Harga emas spot XAU/USD tercatat berada di sekitar US$4.364 per troy ounce, atau turun lebih dari 1,10% pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Dan turun lagi ke angka kisaran US$4.351 per troy ounce pada Rabu siang.

Menurut laporan, ada beberapa hal yang mempengaruhi penurunan harga emas hari ini.

Imbal Hasil Obligasi AS Tekan Harga Emas

Salah satu faktor utama yang menekan harga emas adalah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS. Yield Treasury AS bertenor 10 tahun sempat mencapai level tertinggi sejak 2007 sebelum sedikit turun lebih dari 1 basis poin menjadi sekitar 4,712%.

Kenaikan yield biasanya menjadi tekanan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan bunga atau imbal hasil. Ketika obligasi menawarkan tingkat imbal hasil yang lebih tinggi, investor dapat mengalihkan sebagian dana dari emas ke aset berbasis obligasi.

Dolar AS juga relatif stabil. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja dolar terhadap enam mata uang utama, berada di sekitar 99,60.

Ketegangan AS dan Iran Ikut Mempengaruhi Pasar

Faktor lain yang memengaruhi pergerakan emas adalah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Upaya untuk meredakan konflik antara AS dan Iran masih menghadapi kebuntuan.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran kemungkinan besar tidak akan menerima persyaratan Washington untuk mengakhiri konflik.

Di sisi lain, Iran mengambil sikap lebih tegas dan menyatakan Selat Hormuz akan tetap ditutup jika Washington tidak menerima persyaratan yang diajukan Teheran.

Ketidakpastian tersebut membuat harga minyak tetap mendapat dukungan. Kondisi ini menjadi perhatian pasar karena kenaikan harga energi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi.

Data Ekonomi AS Melemah, tetapi Belum Cukup Mendukung Emas

Sejumlah data ekonomi AS terbaru menunjukkan pelemahan. Data menunjukkan pembangunan rumah baru di AS pada Juli turun 12,4% secara bulanan (month-on-month/MoM), dari 1,415 juta unit pada Juni menjadi 1,239 juta unit. Penurunan tersebut terjadi di tengah tingginya suku bunga hipotek dan mahalnya harga rumah.

Sementara itu, data Federal Reserve menunjukkan produksi industri AS pada Juli hanya tumbuh 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya sebesar 0,3%.

Sebelumnya, pasar juga telah mendapat sinyal dari data ketenagakerjaan dan inflasi AS yang lebih lemah. Kondisi tersebut sempat meningkatkan harapan bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada 2026.

Namun, kenaikan yield obligasi dan kekhawatiran terhadap inflasi akibat harga energi kembali menjadi tekanan bagi emas.

Pasar Menunggu Risalah Rapat The Fed

Investor kini mengalihkan perhatian ke risalah rapat kebijakan Federal Reserve yang dijadwalkan dirilis pada Rabu (19/8/2026). Risalah tersebut akan menjadi petunjuk mengenai perdebatan di internal The Fed terkait arah kebijakan suku bunga setelah sejumlah indikator ekonomi AS menunjukkan perlambatan.

Jika The Fed memberikan sinyal yang lebih dovish dan membuka peluang pelonggaran kebijakan, emas berpotensi kembali mendapat dukungan. Sebaliknya, sinyal suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama dapat membuat yield obligasi tetap tinggi dan memberikan tekanan tambahan terhadap emas.

Sementara, berikut adalah harga emas di Indonesia hari ini:

Berikut daftar lengkap harga dasarnya:

Harga emas 0,5 gram: Rp1.372.500.

Harga emas 1 gram: Rp2.645.000.

Harga emas 2 gram: Rp5.230.000.

Harga emas 3 gram: Rp7.820.000.

Harga emas 5 gram: Rp13.000.000.

Harga emas 10 gram: Rp25.945.000.

Harga emas 25 gram: Rp64.737.000.

Harga emas 50 gram: Rp129.395.000.

Harga emas 100 gram: Rp258.712.000.

Harga emas 250 gram: Rp646.515.000.

Harga emas 500 gram: Rp1.292.820.000.

Harga emas 1.000 gram: Rp2.585.600.000.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index