JAKARTA - Ketidakpastian masih menyelimuti masa depan Enzo Fernandez di Chelsea walaupun tenggat waktu kepindahan yang dipatok klub sudah terlewati. Kondisi ini dinilai menyerupai dinamika kepindahan Alexander Isak dari Newcastle United menuju Liverpool yang bergulir sampai detik-detik akhir bursa transfer musim lalu.
Enzo Fernandez diboyong Chelsea dari Benfica pada tahun 2023 lewat nilai transfer mencapai 107 juta pound (sekitar Rp2,57 triliun). Saat ini, gelandang berpaspor Argentina tersebut kembali mencuri perhatian seiring ketertarikan Manchester City untuk memboyongnya.
Klub asuhan Enzo Maresca tersebut memerlukan amunisi baru di sektor tengah usai ditinggal Rodri yang berlabuh ke Barcelona serta Bernardo Silva yang hengkang lantaran masa baktinya usai.
Manchester City sendiri telah mendaratkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan mahar 116 juta pound (sekitar Rp2,79 triliun).
Selain itu, mereka merekrut Jeremy Monga dari Leicester City seharga 12,5 juta pound (sekitar Rp300,23 miliar) dan Geronimo Rulli dari Marseille berbiaya 1,7 juta pound (sekitar Rp40,83 miliar). City pun tengah mengupayakan negosiasi guna mengamankan Ayyoub Bouaddi dengan nilai 85 juta pound (sekitar Rp2,04 triliun).
Laporan BBC Sport menaksir total pengeluaran Manchester City dapat menembus angka lebih dari 330 juta pound (sekitar Rp7,93 triliun) andai Enzo Fernandez dan Ayyoub Bouaddi resmi bergabung.
Masa depan Enzo Fernandez turut dipengaruhi dinamika hubungannya dengan para pendukung Chelsea. Dirinya sempat mendapat cemoohan saat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kemenangan 3-1 atas Real Sociedad pada Sabtu (15/8/2026).
Meski begitu, sebagian suporter lain tetap melayangkan dukungan. Chelsea pun menunjukkan sikap tegas ingin mempertahankan Enzo Fernandez, yang bahkan diserahi ban kapten tatkala menggantikan Reece James di laga tersebut.
Ulasan BBC Sport menggarisbawahi situasi Enzo Fernandez memiliki kemiripan dengan proses transfer Alexander Isak musim lalu. Kala itu, Newcastle United berulang kali menegaskan Alexander Isak tidak dijual, tetapi sang penyerang pada akhirnya berlabuh ke Liverpool dengan nilai 125 juta pound (sekitar Rp3,00 triliun) pada hari terakhir bursa transfer.