Harga Pangan 24 Agustus: Cabai Rawit Merah Melonjak ke Rp69.950/Kg

Harga Pangan 24 Agustus: Cabai Rawit Merah Melonjak ke Rp69.950/Kg
Pedagang mensortir cabai rawit merah [FOTO: NET].

JAKARTA — Perkembangan harga pangan nasional di tingkat pasar tradisional pada Senin (24/8/2026) terpantau bergerak bervariasi. Sejumlah komoditas mencatatkan peningkatan harga, utamanya pada kelompok komoditas cabai, sementara banderol bawang serta beberapa bahan pangan lainnya justru menunjukkan tren penurunan.

Merujuk data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, patokan harga bawang merah ukuran sedang terkoreksi 1,52% menjadi Rp38.850 per kilogram. Di saat yang sama, komoditas bawang putih ukuran sedang melorot 0,86% ke posisi Rp40.150 per kilogram.

Untuk kelompok komoditas beras, rata-rata harga beras kualitas bawah I terpantau stabil di angka Rp14.800 per kilogram. Beras kualitas bawah II naik tipis 0,34% ke kisaran Rp14.650 per kilogram.

Adapun patokan harga beras kualitas medium I bertahan di level Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II tidak bergeming dari angka Rp16.300 per kilogram.

 Sementara itu, beras kualitas super I tetap dipatok Rp17.750 per kilogram dan beras kualitas super II bertengger di angka Rp17.250 per kilogram.

Tren kenaikan lebih mencolok terlihat di sektor komoditas cabai. Harga cabai merah besar menanjak 0,31% menjadi Rp49.250 per kilogram, lalu cabai merah keriting merangkak naik 1,68% ke posisi Rp51.300 per kilogram.

Selanjutnya, harga cabai rawit hijau terkatrat naik 3,07% menuju Rp57.050 per kilogram. Lonjakan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang melonjak signifikan sebesar 11,65% hingga menyentuh Rp69.950 per kilogram.

Pada kelompok produk protein hewani, harga daging ayam ras segar merangkak naik 1,57% menjadi Rp42.000 per kilogram. 

Banderol daging sapi kualitas I tercatat tak berubah di posisi Rp151.450 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 0,28% ke angka Rp142.500 per kilogram.

Mengenai komoditas gula, harga gula pasir kualitas premium bertahan di level Rp20.350 per kilogram. Sementara itu, varian gula pasir lokal terkikis 0,26% menjadi Rp19.000 per kilogram.

Di kelompok minyak goreng, komoditas minyak goreng curah menguat 0,49% ke posisi Rp20.450 per kilogram. 

Patokan harga minyak goreng kemasan bermerek I stagnan pada Rp24.300 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II melorot 0,21% menjadi Rp23.500 per kilogram.

Di sisi lain, komoditas telur ayam ras segar tercatat mengalami penurunan 0,51% ke kisaran Rp29.250 per kilogram.

Secara keseluruhan, dinamika pergerakan harga komoditas pangan pada Senin (24/8/2026) masih bergerak beragam. 

Lonjakan paling drastis melanda cabai rawit merah yang kian mendekati level Rp70.000 per kilogram, disusul oleh pergerakan cabai rawit hijau dan cabai merah keriting.

Sebaliknya, pergerakan harga bawang merah, bawang putih, daging sapi kualitas II, gula pasir lokal, minyak goreng kemasan bermerek II, hingga telur ayam ras justru tercatat melandai.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index