Kemendag: Ekosistem Waralaba Pacu Ekspansi Usaha Lokal ke Global

Kemendag: Ekosistem Waralaba Pacu Ekspansi Usaha Lokal ke Global
Kementerian Perdagangan (Kemendag) [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memandang keberadaan ekosistem waralaba (franchise) mampu menjadi salah satu penggerak utama dalam mendongkrak ekspansi pelaku usaha lokal menuju kancah internasional.

“Ekosistem waralaba, konsep waralaba bisa kita harapkan untuk mempercepat ekspansi (usaha lokal) ini ke seluruh dunia,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan dalam pembukaan International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (28/8/2026).

Di samping sejalan dengan misi Kemendag dalam mendampingi pelaku usaha "Dari Lokal Untuk Global", Iqbal menyampaikan langkah tersebut sekaligus menjadi ikhtiar dalam menaikkan rasio kewirausahaan.

Hingga kini, rasio kewirausahaan Indonesia berada di tingkat 3,35 persen dari keseluruhan angkatan kerja. 

Pembentukan kolaborasi usaha lokal melalui skema waralaba pun menjadi salah satu taktik krusial untuk menopang kemajuan kewirausahaan nasional.

“(Program) Dari Lokal ke Global ini adalah kita meng-encourage usaha-usaha dalam negeri kita untuk menembus pasar global atau dunia,” ujar dia.

Lebih jauh, Iqbal menerangkan salah satu lini bisnis yang paling berpeluang untuk diekspansi ke dalam ekosistem waralaba yakni bidang makanan dan minuman (food and beverages/F&B).

Ia memberi gambaran bagaimana sajian kuliner khas Thailand yang populer di penjuru bumi, serta kelezatannya dapat dirasakan oleh penikmat kuliner dari pelbagai belahan dunia.

“Kita punya contoh, saudara kita, yaitu Thailand, di manapun di seluruh sudut dunia, setidaknya itu ada, kalau tidak kafe atau restoran Thailand yang tidak hanya menjadi kegemaran bangsa-bangsa Asia, tapi juga sudah bisa dinikmati oleh lidah-lidah non-Asia,” kata Iqbal.

“Saya pikir untuk mencontoh sesuatu yang bagus adalah sesuatu yang positif,” ujar dia menambahkan.

Pada saat yang sama, Kemendag memberikan dukungan penuh pada gelaran IFRA 2026 sebagai sarana perjumpaan strategis bagi para pengusaha, pemegang merek, hingga calon mitra untuk mendalami skema bisnis masing-masing sebelum mengikat kesepakatan kerja sama.

Adapun pameran kemitraan bisnis berdesain tema “Empowering the Growth of Ethical Franchising” ini dilaksanakan mulai hari ini hingga 30 Agustus 2026 di ICE BSD City.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index