JAKARTA - Tim sepak bola muda Indonesia berhasil melangkah hingga babak 16 besar dalam ajang kompetisi sepak bola tingkat dunia yang berlangsung di Chiba, Jepang, bertajuk U12 Junior Soccer World Challenge 2026.
Capaian manis ini merupakan batu loncatan dari gelaran Agung Podomoro Land Cup U12 Junior Soccer World Challenge 2026 South East Asia Qualifier yang sebelumnya dihelat di Jakarta pada Juni lalu.
Selaku kontestan finalis Agung Podomoro Land Cup 2026, Mazda GB FC asal Laos beserta Bandung Legend mewakili Indonesia memperoleh hak melenggang ke putaran kompetisi di Jepang.
Mengusung nama Agung Podomoro Land Indonesia, Bandung Legend berhasil mengemas tiga kemenangan beruntun di fase penyisihan grup sebelum akhirnya mengamankan tiket babak 16 besar pada kejuaraan yang berlangsung tanggal 21-24 Agustus tersebut.
Adapun skuad ini berada di Grup A berdampingan dengan Hokkaido Consadole Sapporo U12 EAST, Ageo Asahi FC, serta Nara Club Junior.
Memasuki babak 16 besar, kiprah Indonesia terhenti usai bertekuk lutut 0–3 dari Mazda GB FC.
Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk. Bacelius Ruru menyampaikan bahwa raihan tersebut menyajikan jam terbang kompetitif yang teramat bernilai bagi para pesepak bola muda Indonesia.
Menurut pandangannya, keberhasilan menembus 16 besar tak semata-mata soal angka akhir di papan skor, melainkan perihal peluang langka bagi anak-anak untuk merasakan atmosfer persaingan level global secara langsung.
“Bagi kami, kesempatan bertanding dalam kompetisi yang mempertemukan 40 tim, termasuk sejumlah akademi dan tim usia muda dari klub-klub besar dunia, memberikan pengalaman yang sulit diperoleh hanya melalui latihan di dalam negeri. Para pemain dapat merasakan langsung perbedaan gaya bermain, tempo, intensitas, mentalitas hingga kultur sepak bola dari berbagai negara,” ujar Ruru dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).
Putaran utama kejuaraan ini mengusung format 11 vs 11 dan mengadu tim-tim dari beragam belahan negara, akademi, hingga tim usia dini klub-klub kenamaan layaknya FC Barcelona Academy Japan Selection, Gamba Osaka Junior, Kashima Antlers Junior, Urawa Red Diamonds Junior, serta Cerezo Osaka U12.
Ruru menimpali, rentetan perjalanan dari Jakarta hingga menembus Jepang memperlihatkan betapa krusialnya sinergi lintas pihak demi membuka pintu akses yang lebih lapang bagi talenta muda Tanah Air untuk menjajal kompetisi internasional sejak dini.
“Setiap kesempatan bertanding di level internasional merupakan proses pembelajaran. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat para pemain untuk terus berkembang, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam mengejar mimpi di masa depan,” tutup Ruru.
Pentas U12 Junior Soccer World Challenge terhitung sebagai salah satu turnamen sepak bola usia dini yang amat bergengsi di kawasan Asia, lantaran menghimpun bakat-bakat muda dari mancanegara, termasuk akademi klub-klub raksasa dunia.
Sederet pemain yang pernah beradu gengsi di ajang ini belakangan melesat menjadi pesepak bola profesional hingga menembus tim nasional, seperti dua pilar Barcelona, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, yang belum lama ini membawa negaranya, Spanyol, merengkuh trofi juara Piala Dunia 2026.
Kejuaraan ini juga tercatat pernah diramaikan oleh deretan akademi dari klub elite Eropa seperti FC Barcelona, Manchester City, Liverpool, serta Arsenal