JAKARTA - Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott, akhirnya mencatatkan penampilan perdana di EFL Championship setelah sang pelatih Millwall, Alex Neil, menurunkannya ketika bersua Southampton.
Elkan Baggott masuk pada menit ke-71 menggantikan Zak Sturge pada duel Southampton vs Millwall di Stadion Saint Mary, Sabtu (29/8/2026) malam WIB.
Walau bermain cukup baik selama 19 menit, Elkan Baggott tidak sanggup menghindarkan Millwall dari kekalahan 1-5 atas Southampton.
Millwall sebenarnya mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 via Marks Sykes.
Akan tetapi, Southampton bangkit dan mencetak lima gol balasan lewat aksi Cyle Larin (25', 62'), Fin Azaz (38'), penalti Leo Scienza (55'), serta Tom Fellows (86').
Elkan Baggott turun ke lapangan ketika Millwall sudah tertinggal 1-4 dari Southampton.
Pertandingan ini menjadi penampilan keduanya bersama Millwall dalam ajang berbeda pada pekan ini, setelah sebelumnya berlaga di Piala Liga (Carabao Cup).
Rating Elkan Baggott
Elkan Baggott beraksi selama 19 menit dengan mengisi posisi bek kiri Millwall. Sepanjang laga, Elkan membukukan enam kali sentuhan bola dan timnya kebobolan satu gol tambahan di menit ke-86 via Tom Fellows.
Bek Timnas Indonesia tersebut sempat melepaskan satu tembakan yang melenceng dengan tingkat akurasi umpan mencapai 100 persen.
Lantaran durasi bermain yang terbilang singkat, tidak banyak aksi yang dicatatkan Elkan pada laga ini. Ia hanya melakukan satu kali duel udara.
Berdasarkan laporan Fotmob, Elkan diberi nilai 6,1 atas penampilannya.
Mengacu pada penampilannya yang cukup meyakinkan pada dua pertandingan terakhir, bukan tidak mungkin Alex Neil bakal mempercayakan Baggott sebagai starter pada laga kontra Wrexham di tengah pekan nanti.
Alasan Kalah dari Southampton
Menanggapi kekalahan ini, pelatih Millwall Alex Neil memberikan pandangannya terkait performa anak asuhnya.
Ia menilai penampilan timnya tergolong sangat mengecewakan pada laga tersebut.
“Saya pikir gol ketiga sangat menentukan,” kata Neil dikutip dari South Wark News.
“Tapi setelah itu, apakah Anda akan mencoba mencetak gol berikutnya dan skor menjadi tiga-dua, dan Anda kembali ke dalam permainan, atau Anda akan bertahan dan melindungi diri?”
Neil turut menilai bahwa absennya pilar utama serta banyaknya amunisi baru menjadi penyebab timnya kalah telak.
"Saat ini banyak pemain yang absen. Kami memiliki banyak pemain baru dalam skuad dan tim. Dan ketika pertandingan menjadi sedikit kacau, dan menjadi sedikit tidak terstruktur, dan menjadi terlalu terbuka, banyak struktur yang kami andalkan untuk menjaga tim tetap aman, jika Anda mau, menjadi sedikit berantakan karena mereka tidak memahaminya sebaik para pemain yang kami miliki,” sambungnya.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT