RI-Malaysia Perkuat Perdagangan Perbatasan Entikong-Tebedu

RI-Malaysia Perkuat Perdagangan Perbatasan Entikong-Tebedu
Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Malaysia Datuk Seri Johari Abdul Ghani dan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bersama Malaysia menegaskan komitmen untuk memperkokoh perdagangan lintas batas, terutama di kawasan Entikong, Kalimantan Barat, serta Tebedu, Sarawak.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan bahwa penguatan tersebut menjadi salah satu poin kesepakatan dalam pertemuan tingkat menteri ke-4 Joint Trade and Investment Committee (JTIC) Indonesia-Malaysia di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (3/9/2026).

"Komitmen bersama kami terhadap implementasi yang efektif dari Perjanjian Perdagangan Perbatasan (Border Trade Agreement), serta upaya berkelanjutan untuk memfasilitasi perdagangan perbatasan dan mendukung konektivitas ekonomi, khususnya di wilayah perbatasan Entikong-Tebedu," ujar Budi.

Berdasarkan penuturan Budi, penguatan sektor perdagangan di perbatasan merupakan bagian dari langkah kedua negara guna memastikan kolaborasi bilateral mampu mendatangkan kemanfaatan secara nyata.

JTIC sendiri berfungsi sebagai wadah bilateral antara Indonesia dan Malaysia untuk mendiskusikan berbagai topik, tantangan, hingga peluang pada ranah perdagangan dan investasi.

Di dalam forum tersebut, kedua belah pihak turut membicarakan keterbukaan akses pasar serta kemudahan perdagangan, termasuk pada komoditas pangan dan pertanian. Diskusi tersebut difokuskan untuk mengurai berbagai hambatan yang masih mengganjal perdagangan bilateral.

Di luar pembahasan perdagangan perbatasan, Indonesia dan Malaysia menyepakati penguatan kemitraan investasi sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif di masing-masing negara.

Kedua belah pihak juga akan meneruskan kerja sama pada sejumlah bidang lain yang menjadi perhatian bersama, seperti perdagangan elektronik (e-commerce), sektor pertanian, industri halal, hingga penetapan standar.

Budi optimistis hasil dari pertemuan JTIC ke-4 tersebut akan kian memperkokoh hubungan perdagangan dan investasi Indonesia-Malaysia sekaligus memperdalam kemitraan ekonomi kedua negara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index