NARASIINDONESIA.ID — Duel dua penguasa Serie A dalam dua musim terakhir ini menyimpan konsekuensi besar di papan atas. Inter yang menyapu bersih dua laga awal musim berpeluang menjaga start sempurna, sementara Napoli wajib memutar haluan setelah takluk mengejutkan dari Como pada pekan lalu.
Stadio Giuseppe Meazza menjadi saksi superioritas tuan rumah yang tak terkalahkan dalam lebih dari sembilan tahun terakhir saat bersua Napoli di kompetisi liga. Namun, catatan lima pertemuan terakhir kedua tim justru berpihak pada Partenopei yang tak pernah kalah, termasuk tiga laga di Milan yang berakhir imbang.
Rekor 9 Tahun yang Berdiri di Belakang Inter
Kandang selalu menjadi benteng ampuh bagi anak asuh Cristian Chivu. Terakhir kali Inter menelan kekalahan dari Napoli di San Siro dalam laga liga terjadi lebih dari satu dekade lalu, dan torehan itu menjadi modal psikologis yang tak bisa diabaikan.
Nerazzurri membuka musim dengan gemilang. Gol telak 4-1 atas Monza disusul kemenangan tipis 1-0 di markas Cagliari, dengan Hakan Calhanoglu mencetak gol penentu lewat tembakan jarak menengah. Federico Dimarco pun datang dengan percaya diri seusai dinobatkan sebagai MVP Serie A 2025-26.
Ruang yang Ditinggal McTominay di Lini Tengah Napoli
Masalah justru menghinggapi kubu tamu. Massimiliano Allegri kehilangan Scott McTominay yang harus menjalani prosedur jantung dan diprediksi absen beberapa pekan. Kehilangan gelandang Skotlandia itu menjadi pukulan telak karena Napoli tampil inferior saat dikalahkan Como—kalah penguasaan bola dan jumlah tembakan meski bermain di kandang sendiri.
Allegri juga tak bisa menurunkan Alessandro Buongiorno dan Luca Marianucci akibat cedera lutut, ditambah Giovane yang masih bermasalah dengan hernia. Kevin De Bruyne menjadi opsi utama untuk mengisi ruang kreativitas setelah memberi kontribusi saat turun dari bangku cadangan melawan Como.
Kunci Pertandingan Ada di Kaki Calhanoglu
Inter memiliki senjata pamungkas di lini tengah. Calhanoglu terlibat langsung dalam enam gol Inter dari sembilan pertemuan liga melawan Napoli—catatan yang menjadikannya ancaman utama bagi pertahanan tamu yang sedang tidak utuh.
Tekanan juga menghampiri Chivu untuk menjaga ritme tim sebelum melakoni laga berat melawan Real Madrid di Liga Champions pekan depan. Start sempurna dengan sembilan poin mutlak menjadi target realistis sebelum fokus dialihkan ke kompetisi Eropa.
Napoli diperkirakan akan tampil lebih rapat dan mengandalkan transisi cepat untuk meredam agresivitas tuan rumah. Namun tanpa pengatur tempo sekelas McTominay, ruang di lini kedua bakal mudah ditembus Calhanoglu dan kawan-kawan.
Dengan komposisi skuad yang lebih siap secara kolektif, Inter layak mengunci tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Prediksi skor: Inter 2-0 Napoli.