JAKARTA - Petenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz, terus merajut asa dalam upaya mempertahankan takhta US Open seusai memetik kemenangan meyakinkan 6-3, 6-4, 6-1 atas Wu Yibing pada putaran ketiga di New York, AS, Sabtu WIB.
Hasil positif ini sekaligus membuktikan bahwa dirinya telah kembali pada performa puncak pascapulih dari cedera.
Alcaraz tak langsung bermain mulus kala membendung gebrakan agresif dari Wu, namun ia berhasil mengatasi himpitan tekanan dan menemukan bentuk permainan terbaiknya demi mengunci kemenangan straight set.
Hasil ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun miliknya di ajang Grand Slam menjadi 17 laga.
"Saya lebih baik dari yang saya kira. Secara fisik, saya pikir saya akan benar-benar kelelahan setelah pertandingan pertama. Namun, saya pulih dengan sangat baik," kata Alcaraz dikutip dari ATP.
Ajang US Open ini menjadi turnamen perdana yang diikuti Alcaraz sejak April 2026 pascamengalami cedera pada pergelangan tangan kanan.
Impak cedera tersebut sempat memaksa dirinya absen dari ajang French Open serta Wimbledon, tetapi ia justru terus memperlihatkan progres impresif selama mengarungi kompetisi di Flushing Meadows.
Saat berhadapan dengan Wu yang tersohor lewat dentuman keras forehand-nya, Alcaraz sempat beberapa kali tercuri keunggulan break pada dua set awal. M
eski demikian, petenis unggulan ketiga tersebut konsisten memberikan gempuran pada gim-gim pengembalian dan sukses merebut momentum di poin-poin krusial.
"Saya rasa hari ini ritme sangat tinggi. Cara dia bermain luar biasa, ritme yang dia miliki pada setiap pukulan, forehand maupun backhand," ujar Alcaraz.
Wu sebenarnya sempat mengantongi dua kesempatan break beruntun pada gim pembuka set ketiga. Kendati demikian, Alcaraz sanggup menggagalkan kedua peluang tersebut sebelum akhirnya memegang kendali penuh atas jalannya laga dan melahap lima gim beruntun untuk membangun keunggulan yang tak lagi bisa terkejar.
Bagi Wu, hasil minor tersebut menghentikan torehan kejutannya di New York usai sebelumnya menumbangkan deretan pemain tangguh. Petenis berumur 26 tahun ini merupakan petenis putra China pertama yang sukses menyabet gelar juara dalam ajang ATP, yang diraihnya pada 2023 silam.
Pada laga berikutnya, Alcaraz bakal menantang Tommy Paul di babak 16 besar. Petenis tuan rumah AS itu menyegel tiket kelolosan usai menundukkan Alexander Bublik lewat duel ketat lima set 6-4, 3-6, 6-7(4), 6-1, 6-3 di Louis Armstrong Stadium.
Alcaraz memegang keunggulan head-to-head 6-2 atas Paul. Namun, petenis tuan rumah tersebut mengusung ambisi besar karena berkesempatan menjadi petenis putra aktif AS pertama yang mampu menginjakkan kaki di babak perempat final pada empat ajang Grand Slam berbeda.
Sebelumnya, Paul berhasil melaju hingga babak delapan besar Australian Open edisi 2023 dan 2025, French Open 2025, serta Wimbledon 2024.