JAKARTA - Dion Markx mencatatkan laga debutnya bersama Persita Tangerang pada pekan pembuka Super League 2026-2027 saat bersua PSIM Yogyakarta. Bentrokan PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore WIB berakhir sama kuat dengan skor 1-1.
Persita Tangerang mencuri gol lebih dulu melalui eksekusi Luquinhas pada menit ke-49 sebelum akhirnya dibalas oleh PSIM lewat aksi Adrian Purzycki di menit ke-83. Kendati gagal mengamankan poin penuh, performa Dion Markx patut mengundang apresiasi.
Bahu-membahu bersama Javlon Guseynov di lini belakang, Dion tampil kokoh dan sukar dilewati oleh barisan penyerang PSIM. Dion menjawab tuntas kepercayaan yang diberikan oleh Carlos Pena dan manajemen Persita usai dipinjamkan dari Persib Bandung.
Melihat impresifnya penampilan pada laga tersebut, berpeluang besar Dion bakal kembali diturunkan saat menghadapi Java United pada pekan berikutnya.
Carlos Pena Kagumi Mentalitas Dion Markx
Seusai pertandingan menghadapi PSIM, juru taktik Persita Tangerang, Carlos Pena, memberikan sanjungan atas kiprah anak asuhnya tersebut. Pena menaruh kekaguman pada mentalitas yang ditunjukkan Dion Markx meski sang pemain baru merapat beberapa hari menjelang kick-off Super League.
Pena membeberkan bahwa Dion hanya mengikuti sesi latihan sebanyak empat kali, tetapi performanya sudah cukup meyakinkan sang pelatih untuk memberinya kesempatan debut.
"Hari ini, saya pikir dia menunjukkan personalitas yang bagus. Karena dia datang, seperti yang saya katakan, dengan 4 latihan."
"Dengan tim. Dia datang ke Tangerang pada hari Jumat. Dan dia terlihat seperti ada bersama kami sejak mulai pramusim," jelasnya dalam konferensi pers di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026).
Terpilih jadi Pemain Terbaik
Meskipun baru hitungan hari bergabung dengan skuad Persita Tangerang, Dion Markx langsung menyabet penghargaan man of the match pada laga kontra PSIM Yogyakarta.
Salah satu penyelamatan penting sempat ia ukir pada penghujung babak pertama dengan menyapu bola di depan garis gawang Persita akibat situasi kemelut yang tercipta.
Berkat impresifnya performa tersebut, Carlos Pena menilai Dion bertanding tanpa memperlihatkan rasa canggung sedikit pun.
"Jadi dia tidak menunjukkan kegugupan, dan tidak menunjukkan tidak ada adaptasi," sambung Pena.
Pena percaya pada kualitas yang dimiliki pemain mudanya itu dan yakin ia mampu memberikan dampak positif bagi klub.
"Saya pikir dia memiliki persembahan yang bagus. dan dia harus terus bekerja untuk menjaga tim di semua permainan," tuturnya.
"Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi." Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT