BNI Masih Kaji Rencana Pembagian Dividen Interim

BNI Masih Kaji Rencana Pembagian Dividen Interim
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI masih melakukan kajian terkait rencana pembagian dividen interim bagi para pemegang saham.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena menyampaikan bahwa evaluasi mengenai dividen interim tersebut masih berlangsung di internal perseroan, sehingga BNI belum bisa memberikan kepastian mengenai rencana itu.

"Sampai saat ini terkait dividen interim memang masih kami kaji secara internal. Jadi mungkin belum ada yang dapat kami konfirmasi," kata Hussein dalam Public Expose, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Di sisi lain, mengenai dividen tahunan, Paolo menegaskan pembaginya akan tetap dilakukan setiap tahun dengan memperhitungkan kondisi permodalan serta tingkat imbal hasil untuk para investor.

"Namun kalau untuk dividen tahunan tentu itu akan kami bayarkan setiap tahun juga dengan mempertimbangkan posisi permodalan dan juga return bagi investor," ujarnya.

Paolo mengungkapkan bahwa BNI secara bertahap terus menaikkan dividend payout ratio sepanjang beberapa tahun belakangan.

Rasio pembayaran dividen BNI tercatat mengalami kenaikan dari 25 persen pada 2022 menjadi 65 persen dalam kurun dua tahun terakhir.

Atas kinerja tahun buku 2025, BNI menyalurkan dividen sejumlah Rp 349,4 tiap lembar saham. Pembayaran dividen tersebut telah dirampungkan kepada pemegang saham pada April 2026.

“Kedepan, BNI akan terus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan seimbang di semua segmen, permodalan yang kuat, dan shareholder return yang optimal,” jelasnya.

Tidak hanya memberi imbal hasil bagi pemegang saham, BNI turut menyumbang terhadap penerimaan negara lewat penyetoran dividen beserta pajak.

Paolo menjelaskan, kontribusi tersebut nantinya menjadi bagian dari sumber pendanaan pemerintah untuk membangun fasilitas umum serta mengeksekusi berbagai program program kesejahteraan rakyat.

"Dengan demikian, pertumbuhan BNI tidak hanya tercapai dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan nilai yang lebih luas bagi perekonomian dan masyarakat Indonesia," ucap dia.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index