Menhaj Berharap Kesepakatan Biaya Haji Tuntas Pekan Depan

Menhaj Berharap Kesepakatan Biaya Haji Tuntas Pekan Depan
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan harapannya agar Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI bersama Panja Haji pemerintah dapat mencapai titik temu terkait besaran biaya haji dalam kurun satu minggu ke depan.

“Panja Haji DPR dan Panja Haji kita sedang bicara terus kita menghitung terus untuk memastikan menetapkan berapa angka yang paling layak dan sampai hari ini mungkin belum 100 persen selesai masih sekitar 85 persen,” ujar Irfan Yusuf di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Sosok yang akrab disapa Gus Irfan ini menjelaskan bahwa diskusi mengenai kalkulasi biaya haji masih terus digodok di tingkat Panja guna merumuskan nominal yang paling ideal.

Ia menandaskan agar proses pembahasan tersebut dapat segera rampung sehingga keputusan final soal biaya yang mesti dilunasi oleh jemaah bisa diputuskan dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam satu minggu ke depan kita akan bisa ada kesepakatan tentang angka yang harus dibayar oleh jamaah yang akan kita ajukan ke Presiden,” kata dia.

Ketetapan mengenai biaya haji tersebut bakal memberi kemudahan bagi calon jemaah yang masuk dalam daftar porsi keberangkatan tahun berjalan untuk mempersiapkan dana pelunasan. Selain itu, Kemenhaj juga bisa langsung mematangkan berbagai aspek teknis persiapan, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci.

Pada pembahasan sebelumnya, pemerintah telah mengajukan usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2027 mendatang sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah. Skema tersebut memiliki komposisi Bipih senilai Rp42.936.068,81 (40 persen) dan porsi nilai manfaat sebesar Rp64.404.103,21 (60 persen).

Di samping itu, Gus Irfan mengimbau para calon jemaah haji untuk mematangkan persiapan secara holistik sebelum bertolak ke Tanah Suci. Ia mewanti-wanti jemaah agar tak hanya fokus pada kesiapan finansial, tetapi juga menjaga kondisi fisik serta mental.

“Kepada jamaah saya minta pertama tentu menyiapkan fisik maupun mental dan juga menyiapkan keuangan,” katanya.

Gus Irfan menggarisbawahi krusialnya stamina tubuh mengingat rangkaian ibadah haji menuntut kondisi fisik yang bugar. Menurutnya, ketahanan fisik perlu dilatih dan diperhatikan jemaah jauh sebelum hari keberangkatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index