BNPB Janji Terus Beri Dukungan Penanganan Karhutla Kaltim

BNPB Janji Terus Beri Dukungan Penanganan Karhutla Kaltim
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sokongan pemerintah pusat untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur terus bergulir sesuai kebutuhan di lapangan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat tidak akan berhenti mengucurkan bantuan untuk Pemda dan masyarakat di Kaltim hingga ancaman karhutla dinyatakan tuntas.

"BNPB bersama seluruh kementerian/lembaga terkait berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim hingga api padam tuntas dan situasi kembali kondusif," tegas Suharyanto dikutip dari keterangan pers, Selasa (15/9/2026).

Berdasarkan pencatatan data BPBD Kalimantan Timur, cakupan area terbakar sejak Januari sampai September 2026 menembus angka sekitar 5.708,96 hektare.

Pada Minggu (13/9/2026), terdeteksi 34 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi serta 24 titik kejadian kebakaran yang estimasi luas terbakarnya berkisar 712,94 hektare.

"Dari luasan tersebut, sekitar 392,99 hektare telah berhasil dipadamkan, terdiri atas 377,99 hektare melalui penanganan darat dan 15 hektare melalui dukungan operasi udara," tuturnya.

Sementara itu, sekitar 319,95 hektare masih dalam tahap penanganan dan seluruhnya berlokasi di kawasan IKN. Upaya penanggulangan karhutla dijalankan secara terpadu oleh unsur BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, OIKN, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga jajaran relawan.

Kepala BNPB memastikan bantuan operasi udara dipersiapkan menyesuaikan situasi di lapangan, khususnya guna menyokong pemadaman pada titik-titik yang sulit dijangkau tim darat.

Rangkaian operasi udara tersebut menjadi bagian dari aksi terpadu bersama Satgas Karhutla. Di samping aksi pemadaman, BNPB turut merespons permohonan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kapolda Kalimantan Timur.

"Pelaksanaan OMC mencakup wilayah Berau dan sekitarnya dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer serta potensi pertumbuhan awan hujan berdasarkan pemantauan BMKG," jelasnya.

Dilihat dari aspek sarana dan prasarana, kebutuhan pendukung pemadaman dipenuhi secara bertahap lewat koordinasi BNPB bersama kementerian serta lembaga terkait.

Dukungan mengalir dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan Mabes Polri, termasuk ketersediaan tangki air yang sampai saat ini sudah terdistribusi sebanyak 47 tangki air.

Jumlah personel penanganan karhutla di Kalimantan Timur menembus kisaran 4.068 orang yang terdiri dari elemen TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan unsur terkait lainnya.

Khusus untuk area IKN, sebanyak 324 personel dikerahkan guna mengawal pemadaman, termasuk jajaran pemerintahan di tingkat kabupaten dan kecamatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index