Cara Tepat Panaskan Nasi Sisa agar Tetap Pulen dan Tidak Kering

Senin, 14 September 2026 | 20:05:01 WIB
iludtrasi memasak nasi [FOTO: NET].

JAKARTA - Nasi sisa sering kali berubah menjadi kering dan keras ketika dipanaskan kembali. Padahal, nasi yang sudah dimasak masih bisa disajikan bersama steak, kari ayam, atau lauk lainnya tanpa harus diolah menjadi nasi goreng. Kuncinya adalah menggunakan cara yang tepat saat memanaskan nasi.

Dikutip dari laman Delish, salah satu cara menghangatkan nasi sisa yang sudah kering yaitu, dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan agar nasi kembali lembap dan pulen. Selain itu, nasi sisa perlu didinginkan dan disimpan dengan benar sebelum dipanaskan kembali agar tetap aman dikonsumsi.

Nasi yang dipanaskan kembali sebenarnya aman untuk dikonsumsi selama proses pendinginan dan penyimpanannya dilakukan dengan benar. 

Setelah matang, nasi sebaiknya segera didinginkan dan disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es dalam waktu sekitar satu jam. Jika nasi telah didinginkan dan disimpan dengan benar, nasi tersebut dapat dipanaskan kembali dan disantap.

Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan ketika memanaskan nasi sisa. Pertama, tambahkan sedikit air sebelum nasi dipanaskan. Air tersebut akan berubah menjadi uap ketika dipanaskan sehingga membantu menghidrasi nasi dan membuat teksturnya kembali lembut. 

Nasi juga perlu diaduk secara berkala agar panasnya tersebar secara merata. Cara memanaskan nasi dapat disesuaikan dengan jumlah nasi, peralatan yang tersedia, dan waktu yang dimiliki.

Menggunakan microwave Microwave menjadi pilihan praktis untuk memanaskan satu porsi nasi, misalnya sekitar satu cangkir atau kurang. Caranya, masukkan nasi ke dalam mangkuk yang aman untuk microwave, kemudian tambahkan sekitar satu sendok makan air.

 Tutup mangkuk menggunakan plastik pembungkus atau piring, lalu panaskan dengan daya penuh dalam interval 45 detik. Setiap selesai satu interval, aduk nasi agar panasnya merata. Ulangi hingga nasi mengembang dan kembali hangat. 

Biasanya, total waktu yang dibutuhkan sekitar 90 detik. Metode ini juga bisa digunakan untuk jumlah nasi yang lebih banyak. Namun, semakin banyak nasi yang dipanaskan, semakin besar wadah yang dibutuhkan dan semakin lama waktu pemanasannya.

Menggunakan kompor Jika ingin memanaskan beberapa cangkir nasi sekaligus, kompor dapat menjadi pilihan. Masukkan nasi ke dalam panci berukuran sedang, kemudian tambahkan sekitar satu sendok makan air untuk setiap satu cangkir nasi. 

Tutup panci dan panaskan menggunakan api sedang-kecil. Aduk nasi setiap sekitar 45 detik hingga panasnya merata. Untuk porsi yang lebih sedikit, gunakan panci berukuran kecil. Air yang sedikit lebih banyak, juga dapat membantu mencegah nasi menempel di dasar panci.

Menggunakan oven Jika harus memanaskan nasi dalam jumlah banyak, oven bisa menjadi pilihan. Metode ini cocok untuk menghangatkan sekitar 8 hingga 9 cangkir nasi sekaligus. Pertama, panaskan oven hingga suhu 300 derajat Fahrenheit atau sekitar 149 derajat Celsius. Masukkan nasi ke dalam loyang kaca atau keramik. 

Kemudian, tuangkan sekitar satu sendok makan air untuk setiap cangkir nasi. Tutup loyang dengan rapat menggunakan aluminium foil, lalu panggang selama sekitar 15 hingga 20 menit, atau sampai nasi mengembang dan panas secara merata. 

Cara ini sebenarnya juga bisa digunakan untuk porsi lebih kecil. Namun, prosesnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan microwave atau kompor.

Tags

Terkini