Alasan Ukuran Sepatu Perempuan Sering Tidak Pas di Kaki

Alasan Ukuran Sepatu Perempuan Sering Tidak Pas di Kaki
ilustrasi sepatu perempuan [FOTO: NET].

JAKARTA - Memilih sepatu bukan sekadar menentukan angka ukuran yang biasa digunakan. Kenyamanan saat mengenakannya juga menjadi bagian penting karena sepatu bersentuhan langsung dengan kaki sepanjang digunakan. 

Namun, menemukan sepatu yang benar-benar terasa pas terkadang tidak semudah melihat angka ukuran pada kotaknya. Bahkan, ukuran yang selama ini dianggap sesuai belum tentu menggambarkan kebutuhan kaki secara keseluruhan.

Melansir Prevention, sebuah studi dalam International Journal of Fashion Design, Technology, and Education pun menyoroti persoalan tersebut setelah membandingkan ukuran kaki dan sepatu yang digunakan sejumlah perempuan.

Kenapa ukuran sepatu perempuan sering tidak pas? Penelitian terhadap 107 perempuan Australia menemukan 72 persen peserta tidak mengenakan ukuran sepatu yang tepat berdasarkan ukuran Amerika Serikat. Sementara dalam ukuran Eropa, angkanya mencapai 65 persen.

Lebih dari separuh sepatu yang digunakan peserta justru terlalu besar karena mereka memilih ukuran yang lebih besar untuk mengakomodasi lebar kaki. Sebanyak 68 persen peserta juga melaporkan kesulitan menemukan sepatu yang pas.

Dokter spesialis penyakit kaki dari Miami, Daniel Stewart, DPM menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan cara ukuran sepatu ditentukan.

“Wanita dengan panjang kaki yang pada dasarnya sama dapat berbeda hingga 40 milimeter, atau sekitar 1,6 inci, dalam lingkar di bagian terlebar kaki,” jelas Stewart.

Artinya, dua orang dengan panjang kaki yang sama belum tentu membutuhkan ukuran sepatu yang sama karena bentuk dan lebar kakinya dapat berbeda.

“Sebenarnya saya tidak akan mengatakan (wanita) selalu memilih ukuran yang 'salah'," kata Stewart.

“Masalah yang lebih besar adalah bahwa ukuran sepatu sebagian besar didasarkan pada panjang, sedangkan kaki bersifat tiga dimensi,” lanjutnya.

Sepatu terlalu besar atau sempit dapat mengganggu kaki Keterbatasan pilihan sepatu dengan ukuran lebar, terutama untuk perempuan, turut membuat seseorang memilih ukuran yang lebih besar agar bagian depan kaki tidak terasa sesak. Padahal, sepatu yang tidak sesuai dapat berdampak pada kesehatan kaki.

Dokter spesialis penyakit kaki dan ahli bedah kaki dari Houston, Rizwan Tai, DPM, mengatakan ukuran sepatu yang tepat turut memengaruhi kualitas hidup. Sepatu yang terlalu ketat dapat mengganggu sirkulasi, sedangkan sepatu yang terlalu longgar dapat memengaruhi keseimbangan dan postur tubuh.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap sejumlah masalah kaki, seperti bunion, hammertoe, plantar fasciitis, kapalan, hingga meningkatkan risiko terjatuh.

Cara memastikan sepatu benar-benar pas Stewart mengatakan sepatu seharusnya menopang kaki tanpa membuatnya tertekan.

“Ukur kedua kaki, karena ukurannya tidak selalu identik,” paparnya.

Pengukuran sebaiknya dilakukan sambil berdiri, terutama pada sore hari ketika kaki mungkin sedikit lebih besar. Jika ukuran kedua kaki berbeda secara signifikan, ia menyarankan memilih ukuran berdasarkan kaki yang lebih besar.

Meski demikian, hasil pengukuran sebaiknya menjadi titik awal, bukan patokan mutlak. Setelah mencoba sepatu, perhatikan apakah terdapat tekanan pada jari-jari kaki atau bagian depan kaki. Tekanan tersebut dapat menandakan sepatu terlalu sempit dan berpotensi menyebabkan lecet, kapalan, serta masalah kuku.

Sebaliknya, jika kaki mudah tergelincir di dalam sepatu, ukurannya mungkin terlalu besar atau terlalu lebar. Kondisi ini dapat menyebabkan gesekan dan membuat kaki tidak stabil.

Pada akhirnya, kenyamanan tetap menjadi pertimbangan utama.

“Sepatu seharusnya tidak mengharuskan Anda untuk menahan rasa sakit yang signifikan dengan harapan sepatu itu akhirnya akan 'melonggar',” ungkap Stewart.

Stewart menambahkan, angka pada kotak sepatu tidak selalu menunjukkan ukuran kaki sebenarnya.

“Studi ini merupakan pengingat yang baik bahwa ukuran sepatu Anda sebenarnya bukanlah ukuran kaki Anda,” kata Stewart.

“Itu hanyalah satu pengukuran yang digunakan untuk memperkirakannya,” lanjutnya.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index