JAKARTA - Berawal dari busana, denim vintage, hingga tas Birkin, tren gem sticker atau bedazzled kini merebak makin luas: menyasar area wajah serta rutinitas harianmu. Bahkan penyanyi Naykilla turut terhanyut dalam gelombang tren ini.
Kini, kamu dapat menjumpai stiker masker wajah berhias rhinestone, pola gem blush siap tempel untuk area tulang pipi, hingga pengocok matcha bertabur kristal yang mengonversi ritual menuang minuman pagi bak adegan video musik.
Tak heran bila jagat maya seketika gempar sewaktu Kylie Jenner mengunggah konten ulang tahunnya yang dipenuhi kilau kristal.
Di Indonesia, demam serupa turut berembus lewat penyanyi Naykilla. Gaya riasan penuh stiker serta face gems miliknya mendadak viral di platform TikTok dan Instagram via tren video musik "MMG (My Mine Gueh)".
Gaya riasannya yang ceria serta penuh warna tersebut kerap dikaitkan dengan estetika decora khas Jepang, kendati dalam eksekusi versi yang jauh lebih minimalis.
Bukan Tren Baru, Cuma Kembali Naik Daun
Sejatinya, fenomena bedazzle ini bukanlah barang baru. Dolly Parton telah membuktikan sejak puluhan tahun silam bahwa sebuah outfit belum terbilang lengkap apabila tidak memantulkan pendar cahaya.
Di Jepang, terdapat gerakan decoden yang populer sepanjang era 1990-an dan 2000-an. Melalui gerakan tersebut, perlengkapan harian seperti casing ponsel maupun cermin disulap menjadi karya seni tiga dimensi.
Tren ini lantas meledak ke panggung internasional pada era Y2K, tatkala para it girl semisal Paris Hilton, Mariah Carey, serta Lil' Kim berbondong-bondong mengenakan perhiasan tubuh, pakaian bertabur manik-manik, hingga ponsel Motorola Razr yang penuh kilau glitter.
Disadur dari Grazia, panggung catwalk dunia mode sebenarnya telah lebih awal membaca arah pergerakan tren ini. Dolce & Gabbana meletakkan fondasinya melalui koleksi musim semi/panas 2012.
Bertahun-tahun setelahnya, giliran Maison Margiela yang mengonversi para model menjadi "patung kristal berjalan" pada peragaan musim semi/panas 2026. Tak ketinggalan Jenna Ortega yang tampil mengenakan atasan Givenchy kaya perhiasan saat melangkah di karpet merah Emmy Awards.
Kenapa Tren Ini Tiba-tiba Meledak Lagi?
Apabila kamu penasaran dengan pemicunya, berikut sajian datanya: volume pencarian "bedazzle ideas" di Pinterest melonjak drastis hingga 900 persen. Angka pencarian untuk alat bedazzle gun klasik di mesin pencari Google pun turut meroket.
Bahkan Lady Gaga sempat berseloroh bahwa sekalipun ia kehilangan seluruh harta bendanya, setidaknya alat bedazzle miliknya masih tersisa.
Akan tetapi, tidak semua orang sepakat mengenai tren ini. Di mata para pendukungnya, gem sticker merupakan wujud kegembiraan murni, sebuah penawar di tengah kondisi dunia yang terasa kaku dan steril. Orang-orang sekadar mendambakan sesuatu yang taktil dan menghibur.
Sebaliknya, kalangan kritikus memandang fenomena ini sekadar bentuk kesenangan yang artifisial, terlebih aktivitas menempelkan gem plastik hasil produksi massal pada benda sekali pakai jelas tergolong boros serta tidak ramah lingkungan.
Cara Ikut Tren Ini Tanpa Terlihat Berlebihan
Jika kamu berhasrat mengikuti tren ini tetapi enggan terlihat seperti "toko kerajinan yang meledak" di area tubuh, kuncinya hanya satu: moderasi. Kamu dapat mencontoh gaya Zara Larsson.
Ia piawai memadukan gem ke dalam riasan wajah dengan menyematkan batu-batu mungil di sudut dalam mata atau tepat di atas tulang pipi. Terkesan simpel, namun tetap memancarkan kesan effortlessly chic.
Kamu juga bisa memulai secara bertahap lewat aksesori bertema festival. Tempelkan materi kristal pada benda-benda berpermukaan non-pori seperti bingkai kacamata hitam, jepit rambut, atau bagian hak sepatu bot.
Dan bilamana kamu berniat tampil all-out layaknya Dolly dan Gaga, cobalah mengaplikasikan bedazzle pada sepasang jeans vintage. Konsep denim bertabur gem pada dasarnya bukan hal yang asing, dan apabila dieksekusi secara pas, hasilnya sanggup memancarkan kesan nostalgik alih-alih norak.