ITMG Raih Laba Bersih Rp1,89 Triliun pada Semester I/2026

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:43:01 WIB
PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) mencatatkan lonjakan kinerja sepanjang paruh pertama tahun 2026. Perolehan laba bersih ITMG terangkat menjadi US$105,9 juta, atau setara dengan Rp1,89 triliun (berdasarkan kurs tengah BI Rp17.856 per dolar AS).

Manajemen ITMG mengungkapkan bahwa perseroan sukses membukukan pendapatan mencapai US$1 miliar pada semester I/2026. Angka tersebut tumbuh 9% dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2025 yang tercatat senilai US$919,4 juta.

Peningkatan pendapatan ini, menurut penjelasan manajemen, didorong oleh kenaikan volume penjualan sebesar 5% serta penguatan harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) sebesar 4% secara tahunan (year-on-year). Penguatan ASP tersebut sejalan dengan pergerakan harga acuan batu bara yang kian solid.

Pihak manajemen merincikan bahwa harga jual rata-rata perseroan meningkat dari posisi US$78 per ton pada semester I/2025 menjadi US$81 per ton pada semester I/2026.

ITMG membukukan laba bersih sebesar US$105,99 juta untuk kurun enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026. Laba bersih ini mengalami kenaikan 16,51% secara tahunan jika disandingkan dengan perolehan US$90,97 juta pada periode yang sama sebelumnya.

Di sisi lain, ITMG turut mencatatkan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 7% pada semester I/2026. 

Hal ini terutama dipicu oleh membengkaknya biaya penambangan dan pengangkutan batu bara akibat stripping ratio yang lebih tinggi, serta lonjakan biaya bahan bakar menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia selama periode berjalan.

Sementara itu, beban penjualan mengalami kenaikan dari US$81 juta menjadi US$88 juta, seiring dengan bertambahnya volume penjualan. 

Adapun beban umum dan administrasi berada di angka US$26 juta pada semester I/2026, sehingga total akumulasi beban operasional membengkak menjadi US$114 juta pada semester I/2026.

Dari segi operasional, ITMG berhasil mencatatkan kenaikan produksi batu bara sebesar 13% dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan volume produksi menyentuh 5,3 juta ton pada kuartal kedua tahun 2026.

Dengan capaian tersebut, total volume produksi pada semester I/2026 terakumulasi sebanyak 9,9 juta ton, sedikit berada di bawah torehan 10,4 juta ton pada semester I/2025. 

Di saat yang sama, total volume penjualan justru merangkak naik menjadi 12,3 juta ton pada semester I/2026 dari angka 11,7 juta ton pada periode serupa tahun sebelumnya.

ITMG juga melaporkan bahwa alokasi royalti kepada pemerintah naik 7% year-on-year menjadi US$111 juta pada semester I/2026, yang terutama disebabkan oleh meningkatnya volume penjualan perseroan.

Tags

Terkini