ULTJ Akuisisi Frisian Flag Rp14,6 Triliun Lewat Rights Issue

ULTJ Akuisisi Frisian Flag Rp14,6 Triliun Lewat Rights Issue
Pengunjung melihat produk susu produksi Ultrajaya (ULTJ) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) merancang aksi akuisisi 100% saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) senilai berkisar Rp14,6 triliun lewat skema penerbitan saham baru atau rights issue sebanyak-banyaknya 7,87 miliar saham.

Aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari kemitraan strategis ULTJ bersama FrieslandCampina, yang mana akan menempatkan perusahaan asal Belanda itu sebagai pengendali baru ULTJ sekaligus memasukkan FFI ke dalam grup ULTJ.

Dalam rencana tersebut, ULTJ hendak menerbitkan hingga kisaran 7,87 miliar saham baru dengan patokan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham.

"Saham baru tersebut akan digunakan untuk mengakuisisi seluruh saham FFI melalui mekanisme inbreng," mengutip prospektus ULTJ, Sabtu (19/8/2026).

Hak untuk mengeksekusi rights issue bakal dialihkan oleh pengendali ULTJ kepada para pemegang saham FFI, yakni FrieslandCampina International Holding B.V., Blue Waves Group Ventures Pte. Ltd., serta PT Bahtera Wiraniaga Internusa.

Pasca-eksekusi aksi korporasi itu, FrieslandCampina diproyeksikan bakal memegang kendali baru ULTJ dengan porsi kepemilikan saham berkisar 28,95%—30,81%. 

Pergeseran pemegang kendali ini nantinya bakal dilanjutkan dengan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) mengacu pada regulasi yang berlaku.

FrieslandCampina menyebutkan bahwa keluarga Prawirawidjaja tetap memegang porsi saham signifikan di ULTJ. Sabana Prawirawidjaja pun bakal tetap menduduki posisi direktur utama ULTJ, sementara entitas perseroan akan terus mempertahankan status sebagai perusahaan terbuka di Indonesia.

Rencana transaksi besar ini masih memerlukan restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 27 Oktober 2026, serta persetujuan resmi dari regulator di Indonesia.

Di samping membedah rencana rights issue, mata acara RUPSLB ULTJ juga mencakup permohonan persetujuan alokasi sebagian saldo laba ditahan untuk disalurkan sebagai dividen tunai final tambahan, serta perombakan susunan direksi dan komisaris.

Valuasi Akuisisi FFI

Analis Stockbit Sekuritas menyoroti beberapa poin penting dari rencana transaksi ULTJ dan FrieslandCampina tersebut, salah satunya patokan harga penawaran tender wajib.

 Berdasarkan regulasi yang berlaku, batas harga terendah yang akan dipakai dalam penawaran tender wajib oleh FrieslandCampina yakni harga akuisisi sebesar Rp2.150 per saham.

Mengenai aspek valuasi, aksi akuisisi FFI oleh ULTJ mengindikasikan valuasi kisaran 19 kali annualized price to earnings ratio (P/E), merujuk pada perolehan laba bersih FFI sebesar kisaran Rp440 miliar sepanjang 7 bulan tahun 2026 yang telah disetahunkan.

FFI membukukan pendapatan berkisar Rp7,8 triliun selama kurun waktu 7 bulan tahun 2026. Berpatokan pada angka itu, margin laba bersih FFI berada di kisaran 5,6%.

Sebagai pembanding, saham ULTJ diperdagangkan pada kisaran 10 kali annualized P/E per Jumat (18/9/2026), dengan pencapaian margin laba bersih sekitar 19% selama 7 bulan pada 2026.

Analis Stockbit Sekuritas berpandangan bahwa skema transaksi ini menyebabkan akuisisi FFI berjalan pada valuasi premium bila disandingkan dengan valuasi ULTJ, sehingga berpotensi menimbulkan dilusi terhadap laba per saham.

Akan tetapi, analis menilai peluang perubahan ke depannya dapat bersumber dari sinergi bisnis antar-kedua entitas serta pembesaran skala operasional ULTJ pasca-akuisisi.

“Artinya, akuisisi FFI oleh ULTJ dilakukan pada valuasi premium dan mendilusi laba per saham. Kami menilai potensi upside bagi ULTJ ke depannya dapat datang dari sinergi serta skala operasi/size perusahaan yang lebih besar, sehingga bisa saja membuka ruang bagi re-rating valuasi,” tulis analis Stockbit Sekuritas.

Laju pasar merespons positif pengumuman kemitraan strategis ini yang ditandai oleh lonjakan harga saham ULTJ. Pada penutupan sesi perdagangan Jumat (18/9/2026), saham ULTJ terkerek naik 8,42% menuju posisi Rp2.060 per saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index