JAKARTA — PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX) berencana menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan melepas sebanyak-banyaknya 12,39 miliar (12.390.094.754) unit saham baru. Aksi korporasi ini digelar demi menunjang ekspansi serta pengembangan lini bisnis perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham baru IRSX tersebut bernilai nominal Rp15 per unit, yang porsinya mencapai porsi maksimal 66,67% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pasca- rights issue.
“Secara garis besar, dana rights issue, akan digunakan perseroan untuk melakukan ekspansi dan pengembangan usaha baik yang sifatnya untuk investasi dalam bentuk Belanja Modal (Capex) maupun modal kerja (Opex),” tulis manajemen IRSX, Selasa (18/8/2026).
Penerbitan jumlah saham baru ini nantinya bakal disesuaikan dengan kebutuhan pendanaan serta harga pelaksanaan HMETD.
“Untuk menghindari keraguan, Perseroan berhak untuk mengeluarkan sebagian dari atau seluruh jumlah maksimum saham yang disetujui untuk diterbitkan berdasarkan keputusan RUPSLB,” ujar IRSX.
Aksi HMETD ini turut menyertakan penerbitan Waran Seri II dengan jumlah maksimum 1,85 miliar (1.858.514.214) unit. Pada mekanisme ini, tiap pemegang 100 saham baru hasil rights issue berhak mendapatkan 15 Waran Seri II, di mana 1 waran bisa ditukarkan menjadi 1 saham perseroan.
Hasil perolehan dari eksekusi Waran Seri II rencananya dialokasikan perseroan untuk kebutuhan modal kerja (opex) dalam rangka pengembangan usaha.
Guna memuluskan rencana rights issue ini, IRSX bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) demi memperoleh persetujuan para pemegang saham pada 24 September 2026.