Bisnis Solusi B2B Telkom Raup Pendapatan Rp8,8 T di Semester I/2026

Bisnis Solusi B2B Telkom Raup Pendapatan Rp8,8 T di Semester I/2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) membukukan perolehan pendapatan dari sektor solusi Business-to-Business (B2B) sebesar Rp8,8 triliun sepanjang semester I/2026, di mana kontribusi pendapatan eksternal mendominasi hingga 83,1% dari total penerimaan.

Kendati demikian, bila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya, torehan ini mencatatkan koreksi sebesar 5,4% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Di sisi lain, sektor usaha kecil dan menengah (SME/UKM) justru mencatatkan performa pertumbuhan yang positif. Pendapatan lini SME tercatat melesat 11,5% YoY menjadi Rp2,2 triliun. 

Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan jumlah basis pelanggan IndiBiz yang naik 11,7% YoY hingga menembus 756.000 pelanggan pada paruh pertama tahun ini.

Capaian positif tersebut juga didukung oleh konsistensi Telkom dalam mengekspansi jangkauan jaringannya.

VP Enterprise Marketing & Growth Telkom, Reni Yustiani, memaparkan krusialnya pemerataan akses jangkauan jaringan hingga ke pelosok Tanah Air. Menurut pandangannya, langkah itu mesti diselaraskan dengan hadirnya solusi digital yang aplikatif serta relevan terhadap kebutuhan pasar domestik.

Selanjutnya, Reni menguraikan bahwa ketersediaan konektivitas yang andal dan terdistribusi secara merata di seluruh wilayah Nusantara merupakan tantangan bersama bagi segenap penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia. 

Lantaran hal itu, sebagai penyedia digital telco yang menguasai cakupan jaringan terluas, TelkomGroup senantiasa membuka pintu kolaborasi bersama beragam pihak guna merealisasikan pemerataan akses digital di seluruh penjuru negeri.

Ia menggarisbawahi bahwa infrastruktur jaringan TelkomGroup terbentang luas di darat, laut, hingga udara. Mulai dari fiber optic, BTS, jaringan kabel bawah laut, hingga satelit disiagakan untuk mengakselerasi proses transformasi digital nasional.

"Karena fondasi utama dari transformasi digital adalah konektivitas yang memadai dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Reni dalan siaran pers, dikutip Kamis (13/8/2026).

Reni kembali menegaskan bahwa konektivitas merupakan bagian dari kapabilitas Telkom Solution dalam menyajikan solusi terpadu dengan mengedepankan customer experience serta dapat disesuaikan menurut kebutuhan dan karakteristik pelanggan.

Beralaskan rekam pengalaman berpuluh-puluh tahun serta komitmen inovasi yang berkesinambungan, Telkom Solution menyajikan layanan end-to-end yang mencakup infrastruktur digital, cloud computing, big data, hingga keamanan siber (cybersecurity).

Kapasitas tersebut memungkinkan Telkom Solution untuk menyodorkan bermacam solusi digital terintegrasi guna menopang kebutuhan transformasi para pelanggan, baik dari aspek konektivitas maupun layanan digital.

“Ketersediaan konektivitas yang andal, pusat data, kecerdasan buatan AI, hingga layanan digital yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital,” kata Reni.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index