JAKARTA — PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus mematangkan kesiapan integrasi Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet yang ditargetkan mulai meluncur pada 28 September 2026.
Direktur Utama PT KCI Mochamad Purnomo Sidi menyampaikan bahwasanya persiapan integrasi kedua stasiun tersebut kini sudah memasuki tahap akhir. Sarana infrastruktur utama telah siap, sementara pekerjaan yang tersisa meliputi penyelesaian beberapa fasilitas penunjang.
"Insyaallah BNI City ini kami akan launch rencana 28 September pas ulang tahun KAI nanti kami launch sekaligus mengintegrasikan dengan stasiun Karet," katanya saat ditemui di Stasiun BNI City, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, salah satu pengerjaan yang masih berlangsung yaitu proses pemasangan travelator. KCI mematok target seluruh rangkaian persiapan rampung sehingga integrasi dapat resmi diluncurkan pada akhir September.
"Tinggal yang kecil-kecil seperti travelator gitu-gitulah. Ini proses pemasangan. Jadi moga-moga target kami 28 September itu bisa kami launch," ujarnya.
Mengenakan integrasi tersebut, KCI membidik peningkatan aksesibilitas serta kenyamanan para pengguna KRL, khususnya di kawasan Jabodetabek. Selepas integrasi beroperasi, aktivitas naik dan turun penumpang di Stasiun Karet bakal dipindahkan seluruhnya ke Stasiun BNI City.
Purnomo mengutarakan KCI turut menindaklanjuti aspirasi pengguna via beberapa perbaikan di stasiun lainnya.
Di Stasiun Bogor, misalnya, KCI merancang pembangunan eskalator guna meminimalisasi pergerakan penumpang menyeberangi jalur rel via passenger crossing. Pembangunan sarana ini diproyeksikan tuntas pada penghujung tahun 2026.
"Insyaallah tahun akhir tahun ini bisa kami selesaikan. Artinya tidak akan lagi yang nyeberang lewat rel itu kan," tuturnya.
KCI pun memfokuskan perhatian pada penumpukan penumpang di Stasiun Duri serta integrasi antarmoda di Cawang yang menghubungkan Transjakarta dan LRT Jabodebek.
Menurut Purnomo, kedua isu tersebut bakal diurai secara bertahap lewat program kolaborasi bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pihak pemerintah.
"Termasuk nanti penyelesaian Duri, kemudian di Cawang adanya integrasi TJ, LRT, Jabodebek juga cukup ramai sekarang. Itu coba kami akan urai satu per satu dan sudah masuk ke dalam program kami bersama dengan KAI dan pemerintah," tutup Purnomo.