JAKARTA — PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk. (BIPP) berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 502,86 juta saham baru melalui skema private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) guna menopang ekspansi bisnis dan menambah modal kerja.
Direktur Utama Bhuwanatala Indah Permai Arianto Starief mengutarakan bahwasanya rencana PMTHMETD tersebut bakal dimintakan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan digelar pada Jumat (25/9/2026).
“Perkiraan dana yang diperoleh dari hasil PMTHMETD setelah dikurangi dengan biaya-biaya akan digunakan oleh Perseroan untuk pengembangan usaha dan penambahan modal kerja Perseroan,” dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (20/8/2026).
BIPP memproyeksikan bakal merilis paling banyak 502.866.937 saham Seri B bernilai nominal Rp100 per saham. Besaran tersebut setara setinggi-tingginya 10% dari total saham yang telah ditempatkan serta disetor penuh oleh perseroan.
Pelaksanaan aksi private placement ini berpotensi mengakibatkan porsi kepemilikan pemegang saham BIPP mengalami dilusi paling tinggi 9,09%.
Pihak perseroan menyebut pelaksanaan PMTHMETD dapat dieksekusi dalam kurun waktu paling lama 2 tahun terhitung sejak mengantongi restu RUPSLB.
Oleh sebab itu, waktu pelaksanaan beserta perincian alokasi dana akan ditentukan kemudian dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan, rencana ekspansi usaha, dan kesiapan investor.
Adapun BIPP telah menyerahkan agenda RUPSLB kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 11 Agustus 2026.
Perseroan lantas mempublikasikan rencana RUPSLB beserta keterbukaan informasi terkait PMTHMETD pada 19 Agustus 2026. Pemanggilan RUPSLB diagendakan pada 3 September 2026.
Selanjutnya, RUPSLB guna memohon persetujuan atas agenda private placement tersebut bakal dihelat pada 25 September 2026. BIPP dijadwalkan menyampaikan pengumuman hasil ringkasan RUPSLB pada 28 September 2026.
Perseroan menegaskan jajaran dewan komisaris dan direksi bertanggung jawab penuh atas kelengkapan serta kebenaran data dalam keterbukaan informasi seputar rencana PMTHMETD tersebut.
Aksi korporasi ini sukses memantik pergerakan saham perseroan. Pada sesi perdagangan Kamis (20/8/2026) pukul 11.21 WIB, saham BIPP melesat 20,63% atau naik 13 poin menuju level Rp76. Sepanjang tahun 2026, harganya terhitung menguat 8,57%.
Jadwal Rencana Private Placement BIPP:
11 Agustus 2026: Penyampaian agenda kepada OJK, BEI, dan KSEI.
19 Agustus 2026: Pengumuman RUPSLB dan keterbukaan informasi.
3 September 2026: Pemanggilan RUPSLB.
25 September 2026: Pelaksanaan RUPSLB.
28 September 2026: Penyampaian pengumuman hasil ringkasan RUPSLB.