Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan di Flores Tetap Aman Usai Gempa

Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan di Flores Tetap Aman Usai Gempa
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan serta kelancaran distribusi pupuk bagi para petani di kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berlangsung setelah wilayah itu dilanda bencana gempa bumi.

Guncangan gempa susulan masih memicu dampak pada prasarana di beberapa titik NTT. Pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 09.47 WIB, rentetan gempa susulan mengakibatkan kerusakan pada badan jalan di kawasan Wae Gongger dan Jembatan Wae Dampak, Kabupaten Manggarai Timur.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menjamin ketersediaan stok serta penyaluran pupuk di NTT tetap berlanjut. Pupuk Indonesia ditopang oleh kesiapan infrastruktur di wilayah Flores yang tetap beroperasi guna menyokong distribusi pupuk.

“Untuk pasokan pupuk kami jamin dan kami pastikan tetap berjalan dengan baik, kami memiliki infrastruktur di sana yang berjalan,” ujar Rahmad saat konferensi pers Svarna Bhumi Award 2026 di Gedung MetroTV, Jakarta Barat, Jumat malam, 21 Agustus 2026.

Rahmad mengutarakan, prioritas utama saat ini yakni memastikan warga, khususnya para keluarga terdampak bencana, bisa kembali menjalankan aktivitas rutin.

“Tapi saya rasa yang paling penting hari ini adalah memastikan keluarga yang di sana bisa kembali beraktivitas normal seperti sebelumnya,” paparnya.

Rahmad turut menyampaikan ungkapan belasungkawa atas musibah yang menimpa NTT, terkhusus bagi warga Pulau Flores yang terdampak langsung.

“Untuk warga di NTT, kami mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian yang tentu sangat sulit dan sangat berat,” pungkas Rahmad.

Alokasi Pupuk Subsidi 2026

Pemerintah sudah menetapkan jatah alokasi pupuk bersubsidi secara nasional sepanjang tahun 2026 sebesar 9.845.686 ton. Dari total alokasi tersebut, sejumlah 9,55 juta ton ditujukan untuk sektor pertanian, sementara 295.686 ton dialokasikan bagi sektor perikanan.

Rahmad enggan memerinci proporsi persentase pupuk subsidi maupun nonsubsidi yang sudah disalurkan ke area NTT.

Pupuk Indonesia juga terus memperkuat komitmen penopangan ketahanan pangan. Salah satu upayanya ditempuh lewat regenerasi di sektor pertanian serta pangan melalui ajang Svarna Bhumi Award 2026.

 Perhelatan ini hadir sebagai ruang apresiasi bagi para tokoh penggerak pangan yang memicu inovasi dan dampak nyata, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak kontribusi di bidang pangan.

Rahmad menegaskan bahwa peranan Pupuk Indonesia dalam menyokong ketahanan pangan tidak semata-mata berkutat pada ketersediaan dan keterjangkauan harga pupuk.

Sisi keberlanjutan bidang pertanian turut menjadi perhatian utama. Hal ini memerlukan ekosistem yang solid dan inovatif, serta kesiapan generasi penerus yang sanggup merespons dinamika perkembangan sektor pangan.

“Melalui Svarna Bhumi Award 2026, kami ingin mengangkat kontribusi para pahlawan pangan sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa pertanian memiliki peluang dan masa depan yang besar. Semakin kuat ekosistem dan regenerasinya, semakin kuat pula fondasi ketahanan pangan Indonesia,” lanjutnya.

Memasuki pelaksanaan tahun keempat sejak perdana digelar pada 2023, Svarna Bhumi Award 2026 diselenggarakan Pupuk Indonesia bersinergi dengan BenihBaik.com serta Kick Andy MetroTV.

Agenda tersebut mengusung tema “Pengabdian untuk Ketahanan Pangan Negeri”. Tema ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara petani, pelaku wirausaha, akademisi, inovator, hingga jejaring komunitas dalam memperkokoh ketahanan pangan.

Keragaman kontribusi tersebut tecermin pula dari penganugerahan penghargaan tahun ini. Andy F. Noya, selaku salah satu juri Svarna Bhumi Award 2026, mengapresiasi konsistensi Pupuk Indonesia dalam memberikan apresiasi kepada para penggerak pangan. 

Pada edisi tahun ini, penghargaan diserahkan kepada lima Pahlawan Pangan, satu penerima Special Achievement, dan satu penerima Satya Pangan Loka yang menjadi pahlawan pangan pilihan publik.

Jumlah finalis dari kelompok generasi muda serta akademisi turut mengalami peningkatan. Mereka menyajikan beragam terobosan inovasi di sektor pertanian.

Ke depannya, Pupuk Indonesia bakal memperluas sinergi lintas sektor guna memicu lebih banyak inovasi sekaligus memperkuat peran generasi muda di sektor pertanian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index