JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengidentifikasi lonjakan pergerakan penumpang yang cukup tinggi pada periode 21–25 Agustus 2026, seiring dimanfaatkannya momen libur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW oleh warga untuk melakukan perjalanan keluar dan menuju Kota Malang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menuturkan hingga Minggu (23/8/2026), mengacu pada data temporer, KAI Daop 8 Surabaya memprediksikan sekitar 28.660 pelanggan akan bepergian memakai moda kereta api melewati Stasiun Malang di sepanjang periode 21–25 Agustus 2026.
“Dari total tersebut, sebanyak 13.203 pelanggan diperkirakan berangkat dari Stasiun Malang, sedangkan 15.457 pelanggan tercatat sebagai pelanggan yang tiba,” ujarnya dikutip Minggu (23/8/2026).
Angka tersebut masih berpotensi naik mengingat proses pemesanan tiket kereta api, khususnya perjalanan rute jarak jauh, masih terus dibuka.
Tingginya angka perjalanan ini memperjelas bahwa kereta api tetap menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat untuk menunjang mobilitas saat masa libur panjang.
Tinggi tingginya pergerakan pelanggan pada periode 21–25 Agustus 2026 melalui Stasiun Malang menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan momentum libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan, baik untuk berkumpul bersama keluarga, berwisata, maupun melakukan berbagai aktivitas lainnya.
“Pergerakan pelanggan selama periode 21–25 Agustus 2026 menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat yang cukup signifikan. Kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari kepadatan lalu lintas di jalan raya,” ujarnya.
Di samping layanan armada kereta api, kemudahan akses mobilitas pelanggan turut ditopang oleh integrasi moda transportasi publik di Stasiun Malang.
KAI secara konsisten mengupayakan konektivitas antarmoda lewat integrasi armada kereta api dengan Bus Trans Jatim.
Menurut Mahendro, integrasi ini diharapkan mampu mempermudah pelanggan dalam melanjutkan perjalanan dari maupun menuju Stasiun Malang, sehingga perjalanan memakai sarana transportasi umum terasa makin praktis, efisien, dan terhubung.
Guna mendukung kelancaran mobilitas, KAI Daop 8 Surabaya terus memaksimalkan kualitas layanan baik di area stasiun maupun sepanjang perjalanan kereta api.
Personel operasional disiagakan untuk memandu serta memberikan informasi kepada penumpang, terutama pada titik-titik dengan volume penumpang yang padat.
“Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan sejak awal, memastikan kembali jadwal dan tiket perjalanan, serta memanfaatkan berbagai layanan KAI yang tersedia. Dengan persiapan yang baik, kami berharap perjalanan pelanggan selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan menyenangkan,” jelas Mahendro.
Mahendro menegaskan, KAI juga memberi imbauan bagi para pelanggan agar tiba di stasiun sesuai rentang waktu yang telah ditentukan serta senantiasa memperhatikan informasi perjalanan yang disebarkan lewat saluran resmi KAI.
Pelanggan dapat mengoptimalkan aplikasi Access by KAI untuk memproses beragam keperluan perjalanan, mulai dari transaksi tiket, pemantauan jadwal, sampai memperoleh pembaruan informasi perjalanan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Momentum libur ini kami harapkan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bepergian dengan nyaman bersama kereta api, sementara KAI akan terus memastikan perjalanan pelanggan tetap aman dan lancar hingga sampai di tujuan,” ucapnya.