Kinerja Merdeka Gold (EMAS) Diproyeksi Pulih di Semester II/2026

Kinerja Merdeka Gold (EMAS) Diproyeksi Pulih di Semester II/2026
PT Merdeka Gold Resources Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) diproyeksikan mencatatkan pemulihan kinerja pada semester II/2026 seiring dengan percepatan run-rate produksi, akumulasi persediaan emas, serta rebound harga komoditas global.

Laporan riset dari Stockbit Sekuritas menyebutkan bahwa pemulihan harga emas dunia menjadi salah satu pendorong utama bagi EMAS.

 Harga emas tercatat merambat naik kembali ke level US4.598pertroyonspadaJumat(28/8/2026),usaisempatterkoreksihinggadibawahlevelUS4.000 per troy ons pada Juli 2026.

Selain faktor pergerakan harga, EMAS berpotensi mengantongi tambahan laba pada semester II/2026 dari persediaan emas sebanyak 10.457 oz dan perak sebesar 33.292 oz pada kurun akhir semester I/2026. 

Melalui kalkulasi asumsi harga emas US4.600perozdanperakUS70 per oz, nilai realisasi atas persediaan tersebut ditaksir dapat menembus US$50 juta.

“Kami memandang positif EMAS seiring dengan semakin jelasnya run-rate produksi semester II/2026 dan pemulihan harga emas global,” tulis riset Stockbit Sekuritas yang dikutip pada Sabtu (29/8/2026).

Dari sudut pandang operasional, run-rate fasilitas heap leach perseroan diperkirakan dapat menyentuh 50.000 oz pada kuartal IV/2026. 

Pencapaian tersebut dinilai mampu menjaga target produksi tahun 2027 tetap berada di jalur yang sesuai untuk menyentuh 150.000 oz, atau tumbuh sebesar 36% secara tahunan (year on year/YoY).

Dalam jangka panjang, entitas anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) ini juga mempercepat proses pembangunan fasilitas carbon-in-leach (CIL) tahap 1. 

Tahap pengecoran beton perdana dijadwalkan bakal berlangsung pada kuartal IV/2026. Pembangunan fasilitas CIL tersebut ditargetkan dapat meningkatkan kapasitas produksi EMAS secara bertahap hingga menyentuh 50.000 oz pada 2030.

Tanda-tanda prospek pemulihan tersebut sudah mulai terlihat dari pencapaian kinerja keuangan semester I/2026. EMAS berhasil membukukan pendapatan sebesar US30,86juta,melonjakhinggakisaran369kalilipatjikadibandingkandenganUS83.786 pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P. Abidin menuturkan bahwa semester I/2026 menjadi periode penting bagi perseroan lantaran kontribusi Tambang Emas Pani telah mulai tecermin terhadap pendapatan dan EBITDA.

“Tambang Emas Pani mulai tecermin pada pendapatan dan EBITDA Perseroan. Kinerja ini menunjukkan bahwa ramp-up Pani pada kuartal II/2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan,” ucapnya.

Walau demikian, Stockbit Sekuritas memberi catatan mengenai sejumlah risiko yang patut dicermati oleh para investor. 

Salah satu risikonya adalah potensi bergesernya sebagian volume produksi di akhir tahun 2026 ke awal tahun 2027.

Risiko lainnya bersumber dari potensi pelebaran diskon harga emas di dalam negeri akibat timbulnya isu pasokan yang melimpah (oversupply). Situasi tersebut berisiko memengaruhi harga jual realisasi perseroan.

Tak hanya itu, EMAS juga membayangi potensi kenaikan beban keuangan seiring tingginya kebutuhan alokasi belanja modal (capex) hingga tahun 2028 mendatangkan penyelesaian proyek fasilitas CIL.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index