Tol Baru Jasa Marga Mulai Beroperasi Akhir 2026, Ini Ruasnya

Tol Baru Jasa Marga Mulai Beroperasi Akhir 2026, Ini Ruasnya
PT Jasa Marga (Persero) Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) membeberkan perkembangan pengerjaan sejumlah proyek jalan tol baru yang tengah digarap saat ini. Proyek-proyek tersebut diselesaikan secara bertahap, yang mana sebagian di antaranya ditargetkan mulai beroperasi komersial pada akhir 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa salah satu proyek yang terus dipacu pengerjaannya adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan.

Proyek konstruksinya saat ini telah memasuki fase akhir. Walau ia tidak memaparkan perincian progres pengerjaan Japek per September 2026, data sampai pekan pertama Juli tahun ini menunjukkan bahwa progres fisik Tahap 1 sudah menyentuh 78,5 persen, sementara pembebasan lahan mencapai 82,7 persen. 

PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) sebelumnya mematok target ruas tol sepanjang 62 kilometer itu dapat berfungsi secara penuh pada akhir 2027.

“Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, ini dibangun, mau sekarang dalam tahap penyelesaian,” ujar Rivan dalam Public Expose Live yang digelar secara daring, Rabu (9/9/2026).

Pembangunan Tol Japek II Selatan dilaksanakan lewat dua tahap. Tahap pertama menyambungkan Sadang hingga Setu, sedangkan tahap kedua melanjutkan akses dari Setu menuju Jatiasih.

Di samping itu, Jasa Marga turut mengemban amanat membangun jalan tol baru sepanjang 14 kilometer (km) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

“Ada kewajiban dari kami untuk membangun, Jasa Marga diminta untuk membangun 14 km jalan tol yang ditargetkan akan dioperasionalkan tahun 2028,” paparnya.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol baru sepanjang 13,5 kilometer pada 2027. 

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat target pembangunan 13,5 kilometer tersebut didukung alokasi dana sebesar Rp 3,12 triliun. Anggaran itu dikhususkan untuk menopang konstruksi tiga ruas jalan tol.

Selanjutnya, progres positif juga tercatat pada proyek Jalan Tol Jogja-Bawen.

Rivan menuturkan, seksi 6 ruas Ambarawa-Bawen akan mulai dioperasikan pada November 2026. Jalur tol sepanjang 4,98 kilometer itu kini sudah masuk dalam fase uji laik fungsi dan operasi.

“Selain itu juga seksi 6, yang kemarin digunakan sebagai bagian dari fungsional, yaitu Ambarawa-Bawen, yang saat ini juga sudah dapat fase uji laik fungsi dan operasi yang ditargetkan beroperasi tahun ini,” sebut dia.

Jasa Marga turut membidik sekitar 62 kilometer jalan tol lainnya agar bisa dioperasikan pada akhir 2026 atau awal 2027.

Sektor tersebut mencakup bagian dari Tol Probolinggo-Banyuwangi serta Jogja-Solo-Jogja-Bawen yang sebelumnya sempat digunakan secara fungsional pada periode Natal dan Tahun Baru 2025, serta Lebaran 2026.

Pada proyek Jalan Tol Jogja-Solo, segmen Kartosuro-Prambanan telah resmi beroperasi. Jasa Marga masih merampungkan segmen Purwomartani-Maguwoharjo, sedangkan segmen Trihanggo-Sleman ditargetkan dapat berfungsi pada 2027.

Proyek lainnya yakni Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 kilometer. Seksi 3 Paiton-Besuki telah masuk tahap uji laik fungsi dan operasi serta ditargetkan beroperasi pada akhir 2026 atau awal 2027.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index