RUPSLB LPKR Tetapkan Komisaris dan Tarik 20,7 Juta Saham Treasuri

RUPSLB LPKR Tetapkan Komisaris dan Tarik 20,7 Juta Saham Treasuri
PT Lippo Karawaci Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mengesahkan susunan teranyar Dewan Komisaris dan Direksi sekaligus menyetujui langkah penurunan modal ditempatkan dan disetor melalui penarikan kembali 20,70 juta saham treasuri.

Keputusan strategis tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Lippo Karawaci yang diselenggarakan pada Jumat (11/9/2026) di Jakarta.

Presiden Direktur LPKR Indra Yuwana menegaskan bahwa penguatan tata kelola menjadi salah satu fondasi utama dalam menopang ekspansi bisnis perseroan secara berkelanjutan.

“Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan membutuhkan fondasi tata kelola yang kuat. Melalui keputusan RUPSLB ini, kami memastikan fungsi pengawasan dan pengelolaan Perseroan dapat terus berjalan efektif dalam mendukung strategi pertumbuhan LPKR,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (14/9/2026).

Indra melengkapi bahwasanya perseroan bakal terus menjalankan aktivitas bisnis secara disiplin serta mengedepankan prinsip kehati-hatian yang berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

Pada pembahasan mata acara pertama, para pemegang saham menerima pengunduran diri Anand Kumar dari posisi Komisaris Perseroan terhitung sejak RUPSLB ditutup. Sementara itu, susunan jajaran komisaris dan direksi lainnya tetap dipertahankan.

Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Anand Kumar per 17 Juli 2026 dan memublikasikan keterbukaan informasi kepada masyarakat pada 20 Juli 2026.

RUPSLB selanjutnya mengukuhkan kembali susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk periode masa jabatan sejak RUPSLB ditutup hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 2028.

Jajaran Dewan Komisaris LPKR terbaru yakni:

Presiden Komisaris/Komisaris Independen: Ginandjar Kartasasmita

Komisaris Independen: Bambang Soesatyo

Komisaris Independen: Theo L. Sambuaga

Komisaris: Kin Chan

Komisaris: George Raymond Zage III

Komisaris: Ketut Budi Wijaya

Susunan Direksi LPKR terdiri atas:

Presiden Direktur: Indra Yuwana

Wakil Presiden Direktur: Agus Arismunandar

Direktur: Marshal Martinus Tissadharma

Direktur: Surya Tatang

Direktur: Dominique Dion Leswara

Direktur: David Iman Santosa

Direktur: Fendi Santoso

Di luar penataan susunan pengurus, pemegang saham turut menyetujui pengurangan modal ditempatkan dan disetor lewat mekanisme penarikan kembali 20.700.600 (20,7 juta) saham treasuri.

Saham treasuri tersebut merupakan hasil dari aksi pembelian kembali saham (buyback) yang dieksekusi LPKR pada rentang tahun 2020–2023. Saham tersebut belum dapat dialihkan akibat tingkat harga pasar yang belum memenuhi ambang batas ketentuan harga pengalihan minimum.

Penarikan kembali saham treasuri ini direalisasikan guna merampungkan status saham tersebut sekaligus menata ulang struktur permodalan perseroan. Saham yang ditarik kembali mengantongi nilai nominal Rp100 per saham dengan nilai keseluruhan menyentuh Rp2,07 miliar.

Berlandaskan keputusan tersebut, modal ditempatkan dan disetor LPKR terkoreksi dari Rp7,09 triliun yang terbagi atas 70,90 miliar saham menjadi Rp7,09 triliun yang terbagi atas 70,88 miliar saham. Adapun struktur modal dasar perseroan tidak mengalami perubahan.

Pengurangan modal tersebut berdampak pada penyesuaian Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan serta memerlukan persetujuan resmi dari Menteri Hukum Republik Indonesia. 

LPKR juga bakal memublikasikan keputusan penurunan modal ini kepada jajaran kreditur dengan tetap mengindahkan hak kreditur untuk menyampaikan keberatan sesuai regulasi yang berlaku.

Sepanjang semester I/2026, LPKR sukses membukukan perolehan pra-penjualan sebesar Rp3,70 triliun atau menyentuh 62% dari target 2026. 

Pada kurun waktu yang sama, omzet perseroan tercatat berada di level Rp3,61 triliun. EBITDA melesat 20% menjadi Rp754 miliar dari perolehan Rp627 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan laba bersih setelah pajak menembus angka Rp385 miliar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index