POLI Rombak Four Points by Sheraton, Tahap Awal Target Rampung 2026

POLI Rombak Four Points by Sheraton, Tahap Awal Target Rampung 2026
Pollux Hotels Group saat mencatatkan Obligasi Keberlanjutan I Tahun 2025 di Bursa Efek Indonesia (BEI) [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Pollux Hotels Group Tbk. (POLI) meyakinkan kemitraan dengan kontraktor interior PT Inovasi Karyadinamika guna menyelesaikan peremajaan interior Four Points by Sheraton Jakarta.

Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk. Handojo Koentoro Setyadi mengutarakan bahwa kolaborasi perdana kedua entitas tersebut melingkupi pengerjaan interior fase awal untuk 109 unit kamar Four Points by Sheraton Jakarta.

Tahapan pekerjaan berikutnya bakal mencakup sejumlah fasilitas publik, seperti lobi, all day dining, hingga area kafe. Cakupan pekerjaan meliputi pengerjaan elemen interior yang membentang dari komponen lantai, dinding, langit-langit (ceiling), hingga penyediaan furnitur.

"Melalui pengerjaan tahap awal 109 kamar hingga area publik, proyek Four Points by Sheraton Jakarta memasuki tahapan pengembangan," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Minggu (13/9/2026).

Bagi pihak POLI, sinergi ini menjadi bagian dari ekspansi portofolio hospitality dengan melibatkan kontraktor yang dipandang mengantongi rekam jejak panjang dalam menangani proyek berspesifikasi jaringan hotel internasional.

Komisaris PT Inovasi Karyadinamika Kustiadi menyampaikan bahwasanya pihak perusahaan memegang tanggung jawab pada fase eksekusi fisik berdasarkan cetak biru desain yang telah disepakati.

"Untuk tahap awal, pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir 2026," ujarnya.

Merujuk pada penjelasan Kustiadi, jam terbang perusahaan selama puluhan tahun menjadi modal krusial dalam menuntaskan renovasi Four Points by Sheraton yang berada di bawah naungan rantai hotel Marriott International.

Ia menilai, proyek penginapan yang berada di bawah bendera jaringan global mempunyai tolok ukur pengerjaan serta spesifikasi ketat yang wajib dipenuhi oleh tiap-tiap pihak yang terlibat.

“Kami sudah sering bekerja sama dengan jaringan hotel internasional, sehingga standar yang diterapkan oleh brand global sudah cukup familiar bagi kami. Hal ini menjadi bekal untuk memastikan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Di luar pengerjaan fisik interior, aspek koordinasi antara pihak kontraktor, konsultan desain, hingga pemilik proyek menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan renovasi Four Points by Sheraton.

PT Inovasi Karyadinamika turut menyediakan garansi layanan purna jual melalui skema masa retensi pascaserah terima hasil pekerjaan. Layanan proteksi tersebut mencakup pemeliharaan aspek teknis atas hasil pengerjaan setelah proyek dinyatakan rampung.

Kustiadi berharap jalinan kerja sama awal dengan Pollux Hotels Group ini sanggup membuka jalan untuk berlanjut pada penggarapan proyek-proyek Pollux lainnya.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat berlanjut ke proyek-proyek Pollux lainnya pada masa mendatang,” tuturnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index